Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekalongan Terbitkan Kartu Khusus Anak Yatim untuk Akses Pendidikan dan Kesehatan

📅 Senin, 07 Jul 2025, 14:57 WIB | Oleh:
Pekalongan Terbitkan Kartu Khusus Anak Yatim untuk Akses Pendidikan dan Kesehatan Doc: ist
Ket. Negara harus hadir bagi semua

PEKALONGAN – Dalam rangka memelihara anak-anak yatim piatu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mencanangkan program kartu khusus anak yatim sebagai akses prioritas untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, di Pekalongan, Senin, mengatakan kartu tersebut dirancang sebagai alat afirmasi untuk memastikan anak-anak yatim mendapatkan keistimewaan dalam berbagai layanan mulai dari kemudahan masuk sekolah negeri.

Juga dalam mendapat dukungan pendidikan hingga jenjang tinggi bagi siswa berprestasi, serta akses cepat mendapatkan pelayanan kesehatan. "Anak-anak yatim harus diperhatikan lebih," katanya.

Dia telah menginstruksikan para camat agar melakukan pendataan secara akurat terhadap keberadaan anak-anak yatim yang memerlukan bantuan serius.

Namun demikian, dia akan membedakan antara anak yatim yang berada dalam kondisi cukup dan mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan. "Pendataan ini penting agar program bisa tepat sasaran. Anak-anak yatim yang benar-benar kesulitan harus kita bantu sepenuh hati," ujarnya.

Nantinya pemilik kartu khusus anak yatim ini bisa menyampaikan kendala yang dihadapi kepada pemerintah daerah secara langsung. Melalui program ini, Pemkab Pekalongan ingin memastikan anak-anak yatim tidak tertinggal dalam akses layanan dasar dan bisa mengejar masa depan yang lebih cerah.

"Kalau ada kesulitan, anak-anak bisa langsung menyampaikan kepada saya. Ini bentuk komitmen kami agar mereka bisa tumbuh dengan layak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.