Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerahkan Pesawat, API Banyuwangi Bantu Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya

📅 Senin, 07 Jul 2025, 13:02 WIB | Oleh:
Kerahkan Pesawat, API Banyuwangi Bantu Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya Doc: Dok. Istimewa

BANYUWANGI — Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatannya dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Minggu (6/7).

Kecelakaan laut yang terjadi di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk ini mengundang perhatian berbagai pihak, termasuk dari dunia pendidikan vokasi penerbangan.

Direktur API Banyuwangi, Capt. Daniel Dewantoro Rumani, menyampaikan bahwa keikutsertaan API dalam operasi ini bukan semata bagian dari tugas institusi pendidikan, melainkan wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat sebagaimana mandat dalam tridharma perguruan tinggi.

“Sebagai institusi pendidikan vokasi di bidang penerbangan, kami tidak hanya mendidik taruna untuk terampil secara teknis, tapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial. Misi pencarian ini adalah bagian dari panggilan kemanusiaan yang kami respon dengan sepenuh hati,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/7).

Lebih lanjut, Capt. Daniel menambahkan bahwa pengalaman ini juga memberikan pelatihan langsung kepada para personel API Banyuwangi dalam menghadapi situasi darurat, yang sangat relevan dengan dunia aviasi.

Sebagai bentuk kontribusi dalam misi kemanusiaan, API Banyuwangi mengerahkan satu unit pesawat latih Cessna 172SP G1000 bernomor registrasi PK-BYI untuk melakukan pemantauan udara di sejumlah titik koordinat yang diduga menjadi lokasi korban yang belum ditemukan.

Penerbangan dengan durasi sekitar 1 jam 30 menit ini dilakukan oleh dua instruktur penerbang berpengalaman, Capt. Argavirga Mardhika dan Capt. Istighfar Ramadhan. Dalam penerbangan tersebut, turut serta personel dokumentasi dari Tim Humas API Banyuwangi, M. Bagus.

Operasi pemantauan udara berfokus pada wilayah utara perairan Sembulungan, Selat Bali, berdasarkan koordinasi dengan Badan SAR Nasional selaku pemimpin utama misi penyelamatan.

Meski menghadapi kondisi cuaca buruk dan berawan, seluruh misi dilakukan dengan prosedur keselamatan ketat dan berjalan lancar, meskipun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun puing kapal.

API Banyuwangi juga menyiagakan satu unit kapal cepat “Papa Kilo API 01” yang bersandar di Pelabuhan Marina Boom, Banyuwangi. Kapal ini siap diberangkatkan sewaktu-waktu untuk mendukung pemantauan dari sisi laut apabila kondisi memungkinkan.

Seluruh kegiatan operasional akhirnya dihentikan sementara pada sore hari sesuai arahan Basarnas akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Namun demikian, seluruh personel dan unit API Banyuwangi tetap dalam kondisi siaga apabila operasi lanjutan kembali dibutuhkan.

"Dengan aksi nyata ini, API Banyuwangi kembali membuktikan peran strategis lembaga pendidikan dalam mendukung agenda kemanusiaan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat luas," tutupCapt. Daniel .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.