Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bengkulu Bisa Andalkan Wisata Sejarah untuk Tarik Turis

📅 Senin, 07 Jul 2025, 01:03 WIB | Oleh:
Bengkulu Bisa Andalkan Wisata Sejarah untuk Tarik Turis Doc: ist
Ket. Rumah pengasihan Sukarno di Bengkulu

BENGKULU – Banyak tempat bersejarah di Bengkulu yang dapat dimaksimalkan untuk menarik wisatawan. Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa mengajak wisatawan menjelajahi sejumlah destinasi unggulan di Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari upaya promosi pariwisata berbasis sejarah dan keindahan alamnya.

"Ada jejak kemerdekaan di Bengkulu. Ini perlu terus kita suarakan dan bangkitkan sehingga Bengkulu menjadi destinasi wisata sejarah dan alam," ujar Ni Luh dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.

Ni Luh Puspa dalam kunjungan kerja di Bengkulu, Sabtu (5/7) mengunjungi sejumlah situs bersejarah yang menawarkan pengalaman lengkap berupa edukatif, inspiratif, dan menyenangkan bagi wisatawan.

Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Rumah Pengasingan Bung Karno, situs bersejarah yang kini berfungsi sebagai museum dan cagar budaya pernah menjadi rumah sang proklamator di masa lalu.

Bangunan yang berdiri kukuh menyimpan kisah dan gagasan berharga dari Presiden pertama Indonesia itu selama masa pengasingannya. Perjalanan dilanjutkan ke rumah Ibu Fatmawati, sekitar 700 meter dari rumah pengasingan Bung Karno.

Di sini, pengunjung dapat menelusuri kehidupan Ibu Fatmawati melalui foto, pakaian, dan perabotan rumah tangga peninggalan istri sang Proklamator, seperti meja jahit bendera pusaka, dan lain-lain. "Saya melihat bagaimana perempuan yang luar biasa sekali, yang menjadi percontohan bagi perempuan Indonesia," kata Ni Luh.

Destinasi selanjutnya yang dikunjungi adalah Benteng Marlborough. Benteng peninggalan kolonial Inggris yang dibangun pada 1714 itu tidak hanya dihiasi oleh ornamen dan arsitektur klasik, tetapi juga menyuguhkan pemandangan laut yang memukau.

Mengakhiri kunjungan, Wamenpar menyarankan agar jangan lupa memborong produk lokal di Pusat Kerajinan Tangan dan Oleh-oleh Sari Rasa, yang terkenal dengan aneka camilan olahan jeruk kalamansi khas Bengkulu.

Wakil Menteri Pariwisata menyampaikan bahwa semakin Pemerintah Provinsi Bengkulu terdorong oleh potensi keindahan pariwisata dan sejarah bangsa diharapkan dapat meningkatkan wisatawan, baik domestik maupun internasional, untuk menjadikan Bengkulu sebagai destinasi unggulan.

"Festival Tabut telah membuktikan bahwa budaya di sini hidup dan dinamis. Saat ini, saatnya kita mendukung promosi destinasi Bengkulu agar semakin dikenal di dunia," kata Ni Luh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.