Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masalah Kulit Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Ketiga pada Bayi dan Balita

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Masalah Kulit Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Ketiga pada Bayi dan Balita Doc: Zwitsal
Ket. Kegiatan “Posyandu Zwitsal,” diluncurkan di Alfamidi Super Botanica Bintaro, Tangerang Selatan pada hari Sabtu (5/7). Digelar selama bulan Juli hingga Agustus 2025 program ini menargetkan untuk menjangkau 2.400 ibu dan anak di berbagai kota di Indonesia.

JAKARTA – Orang tua perlu mengetahui lapisan kulit bayi 30% lebih tipis daripada kulit orang dewasa. Kulit mereka yang berada dalam proses perkembangan juga belum berfungsi sempurna. Akibatnya kelembapan kulitnya lebih cepat hilang dan tiga kali lebih rentan terhadap iritasi, kekeringan, radang, ruam, dan masalah kulit lainnya.

Dokter Spesialis Anak dr. Andina Christinawati R, Sp. A, M. Kes menjelaskan, sangat disayangkan bahwa menjaga kesehatan kulit si kecil masih belum diprioritaskan. Misalnya saat mereka rewel, sulit tidur atau menunjukkan tanda-tanda enggan makan, orang tua biasanya hanya menghubungkannya dengan gangguan nutrisi, padahal bisa jadi hal ini disebabkan oleh masalah kulit yang mengganggu kenyamanannya beraktivitas.

“Akibat kesadaran yang rendah, masalah kulit menjadi penyebab kesakitan dan kematian tertinggi ketiga di dunia pada bayi dan balita menurut laporan Global Burden of Diseases – Institute for Health Metrics and Evaluation. Artinya diperlukan edukasi yang lebih luas bagi para orang tua, khususnya ibu, agar mereka dapat memberikan perhatian ekstra pada kesehatan kulit si kecil untuk mendukung proses tumbuh kembangnya,” ucapnya melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu (5/7).

Untuk mengedukasi orang tua terkait kulit si kecil, Zwitsal kembali melanjutkan program “Posyandu Zwitsal.” Tahun merek ini berkolaborasi dengan Alfamidi guna mendampingi lebih banyak ibu dalam menjaga kesehatan kulit bayi di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui ‘4 Langkah AKSI.’

Edukasi dilakukan Zwitsal berkolaborasi dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Divisi Dermatologi Pediatrik Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengembangkan edukasi ‘4 Langkah AKSI,’ atau Analisis Kulit si kecil setidaknya satu bulan sekali lewat 4 langkah mudah dengan mengecek area kepala, pipi, lipatan, dan area popok.

Pertama Cek Ruam dan Lecet: Apakah ada ruam atau lecet di area tersebut? Kedua Cek Tekstur Kulit: Apakah kering, bersisik, ada kemerahan atau bentol? Ketiga Cek Luka di Kulit: Apakah ada luka di area tersebut? Keempat Cek Tangisan si kecil: Apakah si kecil menangis saat suatu area disentuh? Apabila ditemukan gejala di atas, diimbau untuk segera memeriksakan si kecil ke dokter.

Edukasi 4 Langkah AKSI merupakan inti dari program tahunan Posyandu Zwitsal yang terselenggara sejak 2023. Selama dua tahun pelaksanaannya, program ini telah memberikan manfaat kepada 6.200 ibu dan anak di berbagai wilayah Indonesia dan mengedukasi lebih dari 35 juta masyarakat melalui platform digital.

Diluncurkan di Alfamidi Super Botanica Bintaro, program yang digelar selama bulan Juli hingga Agustus 2025 ini menargetkan untuk menjangkau 2.400 ibu dan anak di berbagai kota di Indonesia dan lebih dari 30 juta ibu lainnya melalui edukasi secara online.

Program “Posyandu Zwitsal” juga menghadirkan akses gratis layanan konsultasi dokter kulit secara online bagi setiap ibu yang membutuhkan solusi terpercaya dalam mengatasi permasalahan kulit si kecil.

Senior Brand Manager Zwitsal Niken Kinanti Suryanto, menyampaikan, selama lebih dari 50 tahun di Indonesia, Zwitsal dengan kelembutannya telah menemani perjalanan ibu bersama buah hati melalui rangkaian produk yang telah teruji Hypo-Allergenic sehingga dapat digunakan untuk kulit bayi yang sensitif sekalipun sejak hari pertama.

“Tidak hanya itu, Zwitsal juga ingin terus mendampingi ibu dalam menjaga tumbuh kembang si kecil, terkhusus dalam menjaga kesehatan kulit melalui berbagai kampanye dan program edukatif karena faktanya, masih banyak orang tua belum memahami pentingnya kesehatan kulit bagi si kecil,” ujar dia.

Sebagai kelanjutan, program Posyandu Zwitsal tahun ini menggandeng Alfamidi untuk membantu para ibu mendapatkan edukasi langsung dari tenaga kesehatan yang berkompeten agar mereka dapat menjaga kesehatan dan kebersihan kulit si kecil secara optimal.

“Kedepannya, program ‘Posyandu Zwitsal’ akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menggaungkan pentingnya ‘4 Langkah AKSI’ ke lebih banyak orang tua di Indonesia, agar bersama-sama kita dapat menumbuhkan generasi sehat dengan kulit yang sehat,” tutup Niken.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
MotoGP Mandalika 2026 Cetak...

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Bisnis Makin Lintas Batas, ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.