Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Sleman Diberi Pelatihan Pemasaran: Solusi atau Sekadar Formalitas?

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 23:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Sleman Diberi Pelatihan Pemasaran: Solusi atau Sekadar Formalitas? Doc: ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto
Ket. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman Tina Hastani.

SLEMAN - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperbanyak pelatihan pemasaran kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah itu agar dapat memasarkan produk lebih luas lagi.

"Salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM yakni pada aspek pemasaran sehingga kami terus memperbanyak pelatihan pemasaran kepada pelaku UMKM," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Sleman Tina Hastani di Sleman, Sabtu (5/7).

Menurut dia, permasalahan yang paling krusial para pelaku UMKM ada di pemasaran yang berkelanjutan. "Modal punya, produk juga punya, tetapi tidak ada yang beli, untuk itu kami menghadirkan pelatihan-pelatihan untuk mendukung aspek pemasaran UMKM," katanya.

Namun, lanjutnya, saat ini sejumlah produk UMKM asal Sleman telah berhasil menembus pasar yang lebih luas.

"Produk UMKM Sleman ada yang sudah masuk ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), selain itu, juga telah diterbitkan peraturan bupati yang mengatur bahwa minimal 30 persen produk yang dijual di toko atau waralaba wajib berasal dari UMKM Sleman," katanya.

Tina mengatakan UMKM saat ini menghadapi empat tantangan besar yakni sumber daya manusia (SDM), sarana-prasarana dan produksi, yang membuat UMKM masih kesulitan memenuhi pesanan dalam jumlah besar.

"Kemudian masalah pemasaran, bukan soal modal, melainkan kemampuan menjual produk yang menjadi kunci keberlanjutan usaha," katanya.

Ia mengatakan, "branding" adalah salah satu strategi penting dalam memasarkan produk. Dari perizinan, penamaan produk, hingga pembuatan konten yang menarik, semua menjadi bagian dari upaya membangun citra dan kepercayaan konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.