Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ngeri! Warga Buton Selatan Tewas Setelah Ditelan Ular Sepanjang Delapan Meter

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 23:41 WIB | Oleh:
Ngeri! Warga Buton Selatan Tewas Setelah Ditelan Ular Sepanjang Delapan Meter Doc: Antara

Kendari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton Selatan menyebut seorang warga berinisial LN (63) di Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara ditemukan tewas usai ditelan ular sepanjang delapan meter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Buton Selatan Laode Risawal saat dihubungi di Kendari, Sabtu, mengatakan bahwa korban LN ditemukan warga sudah tewas pada pukul 14:30 Wita berlokasi di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga.

Risawal menyebut sebelum ditemukan tewas, korban dilaporkan hilang karena tidak kunjung pulang dari kebun sejak Jumat (4/7) pagi.

"Korban ini ditemukan warga sudah ditelan ular, keseharian korban memang bekerja sebagai petani," katanya.

Dia mengungkapkan warga yang mendapati ular tersebut curiga dengan panjang delapan meter itu dalam kondisi perutnya membesar di kebun. Warga kemudian membunuh ular itu karena bentuknya seperti susah menelan sesuatu.

"Pada saat perutnya ular itu dibelah ternyata korban yang ditelan, jadi awalnya memang warga sudah curiga di situ," ujar Risawal.

Usai kejadian itu, BPBD bersama warga setempat mengevakuasi jenazah korban LN ke rumahnya.

Risawal menyebut kejadian warga yang ditelan ular baru terjadi. Namun, sebelumnya warga sudah sering mendapati ular yang muncul ke perkampungan, apalagi di saat musim hujan.

"Memang sering ada ular muncul di kampung, sudah 10 kali didapat ular dalam beberapa bulan ini. Ada juga ternak warga dimakan," jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Kelurahan Majapahit Kecamatan Batauga Sertu Dirman menjelaskan awalnya tetangga menanyakan keberadaan LN karena sudah janjian dengan korban. Namun, pihak keluarga menyebut korban LN belum pulang dari kebun sejak Jumat (4/7).

"Kemudian keluarga pergi cek di kebun dan di situ dilihat motor korban masih terparkir di pinggir jalan," ucap Dirman.

Dirman mengatakan pihaknya bersama warga kemudian mengecek di sekitar kebun termasuk di pondok, namun korban LN belum ditemukan.

Ia menyebut sekira beberapa ratus meter dari pondok kebun korban, warga kemudian mendapati seekor ular.

"Di situ warga curiga karena bentuk ular seperti sudah menelan orang, terus ularnya dibunuh dan ternyata korban ada di dalam perut ular itu," jelas Dirman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.