Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertekad Perkuat Layanan Resolusi Bank, Purbaya Siap Lanjutkan Kepemimpinan di LPS

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 05:15 WIB | Oleh:
Bertekad Perkuat Layanan Resolusi Bank, Purbaya Siap Lanjutkan Kepemimpinan di LPS Doc: istimewa
Ket. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa dalam temu media di Jakarta, Jumat (4/7)

JAKARTA- Berbagai pencapaian yang ditorehkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam lima tahun terakhir terutama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan khususnya perbankan patut diapresiasi.

Setelah pandemi Covid-19 yang dilanjutkan dengan meningkatnya ketidakpastian global akibat kenaikan utang dan konflik bersenjata di berbagai kawasan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perbankan tetap tumbuh. 

Hal itu tidak terlepas dari penjaminan LPS, sehingga Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan nasabah di bank tetap tumbuh, sekalipun dihantui ancaman krisis keuangan. 

Atas pencapaian itu, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa yang didesak wartawan untuk melanjutkan kepemimpinan di lembaga tersebut lima tahun ke depan, akhirnya menyatakan kesediaan untuk kembali mengikuti kontestasi. 

Sebagai petahana, Purbaya Yudhi Sadewa saat ini masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS untuk periode 2020-2025. Masa jabatannya baru akan berakhir pada 5 September 2025 mendatang.

“Kalau saya diminta untuk melanjutkan amanah, demi Merah Putih saya akan daftar lagi mudah-mudahan nggak salah administrasi dan mudah-mudahan juga bisa lolos. Nanti minta doanya ya,” kata Purbaya, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (4/7).

Penguatan Security IT

Purbaya mengatakan, selama di LPS, dia bersama jajaran manajemen dan karyawan terus melakukan penguatan sistem IT yang bakal memperkuat service dari sisi resolusi bank ke depan. Penguatan security IT LPS selain untuk menangkal serangan hacker ke sistem IT LPS, juga kelak akan menjadi tools yang memungkinkan percepatan penyelamatan bank-bank bermasalah khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) agar tidak sampai tutup.

“Untuk saat ini, LPS bisa secepat mungkin bukan ditutup tapi diselamatkan. Kita bisa masuk lebih awal sebelum banknya jatuh,” kata Purbaya. 

Selain resolusi bank secara dini, Purbaya juga terus mempersiapkan infrastruktur dan sistem dalam rangka memperluas fungsi LPS sebagai penjamin polis asuransi sebaik-baiknya yang ditargetkan mulai berlaku pada 2028 mendatang.

“Program itu akan meningkatkan kepercayaan publik kembali ke industri asuransi Indonesia dan pemain Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri,” katanya. 

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani telah mengumumkan panitia seleksi (pansel) calon ketua dan anggota dewan komisioner (ADK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030 pada Kamis (3/7). 

Susunan pansel tersebut yakni Sri Mulyani sebagai Ketua, dengan anggota Thomas A.M. Djiwandono dari unsur pemerintah, Aida S. Budiman dari unsur perwakilan Bank Indonesia (BI), Dian Ediana Rae dari unsur perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fauzi Ihsan dari perwakilan profesional bidang perbankan, dan Rizal Bambang Prasetijo dari perwakilan profesional bidang asuransi.

Ponsel pun mengundang seluruh warga negara Indonesia terbaik terutama yang memiliki kapabilitas, integritas dan rekam jejak pengalaman yang sudah teruji untuk menjadi calon Ketua dan anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan dalam lima tahun ke depan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

53 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.