Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Susi Pudjiastuti: Penerbangan Feeder Penentu Konektivitas, Pemerintah Harus Peduli

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 16:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Susi Pudjiastuti: Penerbangan Feeder Penentu Konektivitas, Pemerintah Harus Peduli Doc: Antara Foto
Ket. Pesawat Susi Air rute Semarang-Karimunjawa saat akan tinggal.landas di Bandara Ahmad Yani Semarang, Jumat (4/7/2025).

CEO PT ASI Pudjiastuti Aviation, Susi Pudjiastuti meminta pemerintah memberi perhatian terhadap maskapai penyedia penerbangan feeder yang melayani bandara kecil di wilayah terpencil maupun terluar Indonesia.



"Saat ini banyak bandara dibangun dan butuh penerbangan feeder," kata Susi di sela penerbangan perdana Susi Air rute Semarang-Karimunjawa di Bandara Ahmad Yani Semarang, Jumat.

Penerbangan feeder, lanjut dia, menjadi penghubung antara satu wilayah dengan yang lain saat maskapai besar tidak bisa melayani.

"Maskapai penerbangan besar akan masuk ke satu daerah jika ada jumlah penumpang yang cukup," katanya.



Ia menyebut tidak banyak maskapai penerbangan yang melayani penerbangan feeder.

Ia mencontohkan Susi Air yang melayani 120 hingga 150 penerbangan di bandara kecil di wilayah terluar dan terpencil setiap harinya.

Di wilayah Jawa Tengah, kata dia, terdapat beberapa daerah yang memiliki bandara yang bisa dimaksimalkan untuk memangkas waktu perjalanan.

"Sepatutnya penerbangan kecil didukung agar bisa terbang ke bandara-bandara itu," katanya.


Sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik keberadaan penerbangan perintis yang melayani berbagai bandara kecil di provinsi ini.

"Kami mendukung penuh penerbangan perintis, tidak hanya di satu tempat," katanya.

Ia mencontohkan wilayah Cilacap yang harus ditempuh sekitar 4 jam dari Kota Semarang.

Menurut dia, dengan penerbangan feeder maka waktu tempuh akan bisa lebih singkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.