Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Papua Barat Daya Targetkan Pendataan Orang Asli Papua Rampung Akhir 2025

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 09:02 WIB | Oleh:
Papua Barat Daya Targetkan Pendataan Orang Asli Papua Rampung Akhir 2025 Doc: antara foto
Ket. Pendataan Orang Asli Papua oleh Disdukcapil Papua Barat Daya.

SORONG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Papua Barat Daya (Dukcapil PBD) menargetkan penyelesaian pendataan Orang Asli Papua (OAP) secara komprehensif pada akhir tahun 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dukcapil PBD Nikolas Asmuruf, di Sorong, Jumat (4/7), menjelaskan upaya ini bertujuan untuk menyatukan seluruh data OAP dari tingkat kabupaten dan kota menjadi satu data yang valid dan akurat, guna meningkatkan akses OAP terhadap layanan publik dan hak-hak dasar dalam implementasi otonomi khusus (otsus).

"Ini fokus kita untuk menyelesaikan pendataan ini pada akhir 2025 sesuai perintah Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu," jelasnya.

Asmuruf mengakui bahwa hingga saat ini, Provinsi Papua Barat Daya belum memiliki data lengkap mengenai jumlah OAP yang tersebar di enam kabupaten dan kota.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak pada ketidaktepatan sasaran realisasi program kebijakan otsus. "Sampai saat ini kita belum tahu berapa jumlah orang asli Papua," ujarnya.

Meskipun data OAP telah tersedia di tingkat kabupaten dan kota, tugas provinsi adalah melakukan monitoring dan mengumpulkan data-data tersebut untuk disatukan menjadi data yang komplet di tingkat provinsi.

Menurut Asmuruf, jumlah OAP mengalami peningkatan setiap tahunnya. Oleh karena itu, setelah data OAP terbentuk dan dipatenkan dalam satu sistem pendataan, pihaknya akan terus melakukan revisi berkala untuk mengakomodasi data-data baru.

"Pendataan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat OAP dan mendukung pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya," harapnya.

Dalam upaya mencapai target, Dukcapil PBD akan terus berkoordinasi intensif dengan dinas terkait di tingkat kabupaten dan kota agar lebih proaktif dalam menyiapkan data OAP.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya pada tahun 2024, total OAP di enam kabupaten/kota adalah 253.069 jiwa, dengan rincian: Kota Sorong (45.439 jiwa), Kabupaten Sorong (36.034 jiwa), Kabupaten Sorong Selatan (53.186 jiwa), Raja Ampat (27.966 jiwa), Maybrat (45.284 jiwa), dan Kabupaten Tambrauw (45.160 jiwa).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

1.323 Lokasi Fasos Fasum Belum Diserahkan

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
1.323 Lokasi Fasos Fasum Be...
Megapolitan
Sekolah Harus Aman dan Nyam...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.