Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Malang Ajukan Revitalisasi Pasar Besar Malang ke Kementerian PU

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 22:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Malang Ajukan Revitalisasi Pasar Besar Malang ke Kementerian PU Doc: ANTARA
Ket. Arsip Foto - Gedung bagian depan Pasar Besar Malang di Jalan Pasar Besar, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

MALANG – Pemerintah Kota Malang akan mengajukan bantuan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk revitalisasi Pasar Besar Malang, Jawa Timur, yang kondisinya saat ini memprihatinkan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, di Kota Malang, Kamis (3/7), mengatakan bahwa ia segera berangkat ke Jakarta untuk bertemu Kementerian PU guna membahas realisasi dari rencana revitalisasi salat satu pusat ekonomi di Kota Malang itu.

"Besok saya ke Jakarta dan mudah-mudahan kami bisa mendapatkan bantuan (revitalisasi) dari pusat," kata Wahyu.

Dalam lawatannya ke Jakarta, Wahyu juga akan menyerahkan proposal bantuan anggaran pembenahan kondisi Pasar Besar Malang atau PBM kepada Kementerian PU.

Menurutnya kondisi di Pasar Besar Malang memang sepatutnya sudah memerlukan pembenahan. Terlebih, pada Selasa (1/7) salah satu bagian dinding di lantai tiga pasar tersebut roboh dan menimpa seorang pedang.

"Saya mendapatkan laporan dan memang kami sudah mengetahui kondisinya seperti apa di Pasar Besar Malang," ujar dia.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Kementerian PU bisa memberikan bantuan agar revitalisasi bangunan Pasar Besar Malang bisa segera dilakukan. Revitalisasi itu, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pedagang maupun pembeli.

Apalagi, pasar yang berlokasi di Jalan Pasar Besar, Kecamatan Klojen ini merupakan salah satu fasilitas yang menunjang berjalannya roda perekonomian masyarakat, bukan hanya di wilayah setempat, namun juga termasuk dari berbagai wilayah sekitar Kota Malang.

"Saya mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati karena beberapa bagian tembok atas sudah dalam kondisi retak," ujarnya.

Selain itu, sembari menunggu realisasi jadwal pelaksanaan revitalisasi, Pemerintah Kota Malang mulai melakukan perhitungan anggaran untuk kebutuhan relokasi bagi pedagang.
 
Relokasi tersebut baru akan dilakukan apabila Kementerian PU telah menetapkan jadwal pelaksanaan revitalisasi Pasar Besar Malang.

Dia berharap hasil koordinasi dengan pemerintah pusat itu bisa menemui titik terang, sehingga Pasar Besar Malang bisa segera diperbaiki.

"Mudah-mudahan besok di Jakarta sudah ada hasil dan kepastian dari pusat soal revitalisasi Pasar Besar. InsyaAllah tidak ada masalah besar di lapangan," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.