Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lagu Kolaborasi Nadin Amizah dan Gustiwiw Hiasi Film'Hanya Namamu Dalam Doaku'

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 20:16 WIB | Oleh:
Lagu Kolaborasi Nadin Amizah dan Gustiwiw Hiasi Film'Hanya Namamu Dalam Doaku' Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Penyanyi Nadin Amizah tampil pada hari kedua Synchronize Fest 2024 di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (5/10).

JAKARTA - Lagu kolaborasi mendiang Gustiwiw yang dinyanyikan Nadin Amizah "Berpayung Tuhan" menghiasi film garapan Sinemaku Pictures "Hanya Namamu Dalam Doaku" yang dijadwalkan tayang di bioskop bulan depan.

Produser Umay Shahab saat jumpa pers perilisan trailer film di Jakarta, Kamis (3/7), menjelaskan keberadaan lagu "Berpayung Tuhan" sebagai soundtrack (lajur suara) film itu tidak terlepas dari pesannya yang cocok disajikan kepada semua kalangan usia dan generasi.

Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw, yang berpulang pada usia 25 tahun bulan lalu, membuat lagu "Berpayung Tuhan" bersama Nadin Amizah yang dirilis pada 2023. Gustiwiw  juga bertindak sebagai produser musik untuk lagu yang berisi pesan hangat tentang cinta keluarga dan diri sendiri itu.

Pesan yang terkandung dalam lagu itu diyakini dapat meningkatkan kesadaran penonton film "Hanya Namamu Dalam Doaku" terhadap nilai-nilai penting dari kehangatan cinta di sebuah keluarga.

Selain "Berpayung Tuhan," Umay juga mengungkapkan bahwa film itu akan diisi pula dengan lajur suara dari lagu Andi Rianto dan Raisa berjudul "Bahasa Kalbu". Kombinasi kedua lagu itu diharapkan mampu memperkuat nuansa emosional dan pesan mendalam yang ingin disampaikan oleh pembuat film tersebut.

"Hanya Namamu Dalam Doaku" mengisahkan Arga (Vino G Bastian) yang menjauh secara emosional dari keluarganya setelah mengidap Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). 

Demi melindungi orang-orang yang dia cintai, Arga memilih menyimpan rahasianya sendiri, namun, keputusan itu justru menimbulkan kesalahpahaman besar, terutama saat dia kembali bertemu dengan mantan kekasihnya.

Produser Prilly Latuconsina mengharapkan film itu bisa mengangkat tema kekeluargaan dengan cara yang tidak hanya menyentuh, tapi, juga punya pesan positif untuk disampaikan.

"Enggak asal bikin film sedih-sedihan, tapi, juga bisa rise awareness (meningkatkan kewaspadaan) karena kami di Sinemaku Pictures percaya, film adalah medium yang efisien sekali untuk menyebarkan pesan," kata Prilly.

Menurut Prilly, film drama keluarga itu adalah untuk merayakan kehangatan.

Sinemaku Pictures adalah rumah produksi yang didirikan pada 15 Oktober 2019 oleh Umay Shahab dan Prilly Latuconsina. Pada 2020, Sinemaku Pictures mulai menjalankan proyek pertamanya dalam memproduksi film panjang berjudul "Kukira Kau Rumah" yang tayang di bioskop pada Februari 2022, serta proyek keduanya pada Juli 2023 yang berjudul "Ketika Berhenti di Sini". Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.