Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Agam Bergerak: Jalan Rusak Diperbaiki Tanpa Bantuan Pemerintah

8 Rabu, 02 Jul 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Agam Bergerak: Jalan Rusak Diperbaiki Tanpa Bantuan Pemerintah Warga Agam Bergerak: Jalan Rusak Diperbaiki Tanpa Bantuan Pemerintah Doc: Antara Foto
Ket. Masyarakat Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sedang gotong royong memperbaiki jalan.

Warga Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari/Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat memperbaiki jalan menuju pemukiman mereka secara swadaya, sehingga akses transportasi membawa hasil perkebunan lancar.

Tokoh Adat Maua Hilia Muchtalih di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan perbaikan jalan tersebut dilakukan secara swadaya dengan cara gotong royong melibatkan 100 orang.

"Ada 100 orang yang ikut gotong royong setiap harinya untuk memperbaiki jalan dengan kondisi rusak berat," katanya.

Ia mengatakan, gotong royong tersebut telah dimulai semenjak Selasa (1/7), dan kondisi jalan sudah selesai diperbaiki sekitar 1,5 kilometer dari total tiga kilometer.

Perbaikan jalan tersebut dengan cara menimbun badan jalan yang banyak berlubang dengan memanfaatkan material di sekitar jalan itu.

"Kita juga menggunakan satu unit alat berat milik anak nagari Maua Hilia untuk menimbun jalan tersebut," katanya.

Ia menambahkan, perbaikan jalan tersebut dilakukan secara bertahap dan tahap selanjutnya di Malanca.

Dengan cara itu, akses transportasi untuk membawa hasil perkebunan berupa kelapa sawit, jagung, padi dan pinang kembali normal.

"Sebelumnya kami kesulitan untuk membawa hasil perkebunan mengingat kondisi jalan rusak berat, sehingga harga panen perkebunan menjadi murah," katanya.

Ia mengakui, Pemerintah Nagari Salareh Aia telah mengalokasikan dana desa untuk pembangunan hotmix sepanjang 450 meter pada 2024.

Setelah itu, menyampaikan usulan pengaspalan jalan saat rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan mengajukan proposal ke anggota DPRD Agam.

"Mudah-mudahan tahun depan jalan diaspal, sehingga akses lalu lintas masyarakat sekitar lancar, karena dengan kondisi jalan seperti ini, maka beberapa bulan ke depan bakal mengalami rusak," katanya.

Maua Hilia memiliki 125 kepala keluar dengan 400 jiwa. Sedangkan lahan pertanian sekitar 800 hektar.

Sementara Anggota Fraksi Partai Demokrat Agam Jondra Marjaya mengatakan bakal mengalokasikan dana pokok-pokok pikiran untuk jalan tersebut pada 2027.

"Saya bakal melakukan reses ke Maua Hilia untuk menjemput aspirasi terkait pembangunan jalan dan pada awal 2026 diusulkan untuk pokok pikiran 2027," katanya.

Ia menambahkan, sudah dua kali mengalokasikan dana pokok pikiran (pokir) untuk pengerasan jalan tersebut sebesar Rp150 juta setiap pokir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.