Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UGM Dampingi Mahasiswa Selamat, Arie Sujito: Keselamatan Fisik dan Mental Jadi Prioritas

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 19:04 WIB | Oleh:
UGM Dampingi Mahasiswa Selamat, Arie Sujito: Keselamatan Fisik dan Mental Jadi Prioritas Doc: ESP

Yogyakarta – Jenazah dua mahasiswa peserta KKN-PPM UGM, Septian Eka Rahmadi dan Bagus Adi Prayogo, yang meninggal dalam kecelakaan kapal di perairan Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, telah diberangkatkan ke daerah asal masing-masing di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, dan Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (1/7).

Sebelum dipulangkan, jenazah keduanya mendapat penghormatan terakhir dari masyarakat dan jajaran pemerintah daerah. Upacara serah terima dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tenggara dan dihadiri oleh unsur Forkopimda serta ribuan warga yang memadati Bandara Karel Sadsuitubun Langgur. Suasana prosesi berlangsung khidmat—menjadi wujud solidaritas dan kedekatan antara masyarakat dengan para mahasiswa UGM yang tengah mengabdi di wilayah tersebut.

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sejak proses pencarian hingga pemulangan jenazah kedua mahasiswa.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, Kagama, dan warga lokal yang sudah membantu proses pertolongan, pencarian, evakuasi, hingga mengantarkan pemberangkatan jenazah kedua mahasiswa ini,” ujar Arie Sujito, Rabu (2/7).

Arie juga menegaskan bahwa UGM akan terus mendampingi lima mahasiswa lain yang selamat dari insiden tersebut. Menurutnya, pendampingan tidak hanya bersifat medis, tetapi juga psikososial, dengan perhatian pada aspek trauma dan pemulihan mental.

“Kami prioritaskan keselamatan fisik dan mental mahasiswa. Mereka yang selamat kini kami dampingi agar trauma tidak berkembang menjadi beban psikologis jangka panjang,” imbuhnya.

Saat ini, dua mahasiswa telah dinyatakan pulih secara fisik, sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif dengan pemantauan psikologis berkelanjutan. Pendampingan dilakukan baik secara langsung di lapangan maupun melalui dukungan daring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.