Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kursi Kosong di Negeri Orang! 12 Posisi Dubes Strategis RI Tak Terisi, DPR Desak Menlu Bertindak Cepat

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 07:47 WIB | Oleh:
Kursi Kosong di Negeri Orang! 12 Posisi Dubes Strategis RI Tak Terisi, DPR Desak Menlu Bertindak Cepat Doc: Instagram/@sugiono_56
Ket. Potret Sugiono, Menteri Luar Negeri

JAKARTA - Isu krusial mencuat dalam Rapat Kerja antara Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (30/6/2025). 

Sorotan tajam datang dari Wakil Ketua Komisi I DPR, Anton Sukartono, yang mempertanyakan kekosongan 12 posisi strategis duta besar RI di berbagai negara penting.

Anton mendesak agar Menteri Luar Negeri segera mengambil langkah konkret, termasuk melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai posisi-posisi dubes yang telah atau akan habis masa tugasnya.

“Kami minta Menlu bertindak cepat. Jangan tunggu sampai krisis diplomatik baru panik,” ujar Anton dalam rapat.

Kekosongan ini dinilai mengganggu efektivitas diplomasi Indonesia di kancah global, terutama dalam menghadapi isu-isu internasional yang berkembang cepat.

DPR menekankan urgensi pengisian agar Indonesia tak kehilangan pengaruh di forum global.

“Negara lain bergerak cepat, kita tak boleh lambat. Ini menyangkut harga diri dan kepentingan nasional kita,” tegas Anton.

Menanggapi hal tersebut, Sugiono mengatakan memang ada kesalahan yang membuat proses penunjukan duta besar tidak berlangsung cepat.

"Saya kira ini juga kesalahan kami sehingga proses ini (penunjukkan duta besar) tidak berlangsung dengan cepat dan smooth," ujar Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2025).

Posisi duta besar yang sempat disinggung oleh para Anggota Komisi I adalah Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Tiongkok, hingga Wakil Tetap

Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Sugiono berjanji pemerintah segera memberikan usulan nama dalam dua hari ke DPR.

"Tapi yang pasti untuk beberapa pos tadi yang disebutkan, kami berharap dalam satu dua hari ini sudah ada surat ke DPR untuk bisa segera," ujar Sugiono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Waketum Dharma Pertiwi Buka...
Daerah
Tingkatkan Ketahanan Pangan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.