Wamenkomdigi: Indonesia Harus Perkuat Regulasi Kecerdasan Buatan
Senin, 30 Jun 2025, 17:05 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia harus memperkuat peranannya dalam pasar teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Hal itu disampaikannya dalam acara 'Mencapai Seabad Indonesia Merdeka' di Ruang Literasi Kaliurang, Yogyakarta, Minggu (29/6).
Wamenkomdigi menuturkan, hal itu untuk membuktikan kedaulatan digital di tengah derasnya arus transformasi digital. Penguatan peranan Indonesia sebagai pemain utama pasar teknologi dijelaskannya, salah satunya melalui regulasi AI.
"Sebetulnya jelas sekali kalau kita ingin membuat satu regulasi dan lain sebagainya kita harus lihat geopolitik pengembangan AI ini. Atlas of AI itu harus jadi pedoman untuk membuat regulasi AI untuk Indonesia kalau kita mau teknologi yang berdaulat," kata Nezar dalam keterangan resminya, Senin (30/6).
Dengan demikian, Wamenkomdigi Nezar mengungkapkan hal tersebut juga harus diimbangi dengan mempersiapkan ekosistem digital nasional yang kuat. Seperti diantaranya yakni riset dan pengembangan (R&D), komputasi, regulasi, hingga talenta digital yang unggul.
"Nah tanpa R&D ini agak susah kita bisa mengembangkan AI yang berdaulat, AI yang milik kita sendiri. Untuk membangun semuanya dibutuhkan komputasi yang cukup kuat, infrastruktur yang mumpuni," ujar dia. ils/I-1
- Kecerdasan Buatan
- Wamenkomdigi
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Abu Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, BNPB Kerahkan OMC untuk Datangkan Hujan
-
PBB Peringatkan AI Tingkat Lanjut Dapat Menjadi Ancaman bagi Umat Manusia
-
Jelang Duel Sengit Persija vs Persib, Pramono Minta Jakmania Jaga Jakarta sebagai Rumah Bersama
-
Reality Club Hadirkan Energi Album Keempat Lewat Live Session yang Penuh Spontanitas
-
Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal, ASDP Terus Perkuat Kapasitas Atasi Antrean
-
Militer Yaman Berjibaku Rebut Kembali Pesisir Laut Merah dari Houthi
-
Wamenkomdigi Ungkap Algoritma dan Disinformasi Jadi Tantangan Masyarakat Modern
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.