Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Biaya Listrik Melalui Perangkat AC Hemat Daya

📅 Senin, 30 Jun 2025, 18:15 WIB | Oleh:
Tekan Biaya Listrik Melalui Perangkat AC Hemat Daya Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Head of Product Marketing ES of LG Electronics Indonesia, Abhinyano, dalam acara edukasi Gaya Hidup Smart Lewat Cara Berhemat yang Tepat, yang berlangsung di Habitate Jakarta pada hari Senin (30/6).

JAKARTA – Salah satu perangkat elektronik di rumah yang membutuhkan banyak energi adalah penyejuk udara. Untuk memberikan edukasi hemat energy dan mempopulerkan produk AC hemat energi PT LG Electronics Indonesia (LG) melakukan edukasi bertajuk Gaya Hidup Smart Lewat Cara Berhemat yang Tepat.

Berlangsung di Habitate Jakarta pada Senin (30/6), kegiatan ini diikuti sejumlah peserta dari beberapa komunitas parenting sebagai partisipannya. Selain menghadirkan perencana keuangan, dalam kegiatan ini LG juga mengundang certified educator sebagai pembicara, untuk memberi materi yang lebih berfokus pada cara edukasi hidup hemat bagi anak. 

“Harapannya melalui aktivitas ini dapat mendorong gaya hidup hemat sebagai sebuah perubahan, tanpa mesti mengorbankan kenyamanan,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia yang disampaikan melalui keterangan tertulis pada hari Senin (30/6).

Perluasan edukasi gaya hidup hemat ini, diperlukan ditengah budaya modern. Pasalnya, selain bagi pemenuhan kebutuhan utama, penggunaan berbagai perangkat elektronik rumah tangga pun memberikan beban biaya listrik yang mesti dibayar setiap bulan. 

“Selain mengevaluasi kebutuhan dan keinginan serta prioritas pengeluaran, hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan perangkat elektronik rumah tangga hemat listrik di rumah kita,” ujar, CFP Certified Financial Planner & Financial Literacy Content Creator Nadia Harsya pada kesempatan tersebut.

Akumulasi penghematan biaya listrik ini, menurutnya lagi, dapat dialokasikan bagi kebutuhan lebih penting atau investasi di masa depan. Oleh karenanya kata dia perlu kejelian memilih perangkat elektronik dengan pengetahuan konsumsi listrik dari tiap perangkat elektronik dengan melihat penggunaan dalam setiap harinya.

Ia menuturkan, yang kerap tak disadari, AC menjadi perangkat elektronik dengan kontribusi konsumsi listrik terbesar dalam setiap bulannya. Besarnya kontribusi konsumsi listrik pada AC ini, terkait dengan beberapa hal.

Penggunaannya yang berulang dalam durasi panjang. Bila digunakan pada malam hari saja, AC punya durasi penggunaan sekitar 8 jam. Disisi lain, hal ini terkait dengan kerjanya menyejukkan suhu ruang sesuai keinginan pengguna. 

Dengan dinamika penggunaan ruang seperti jumlah sumber panas hingga kegiatan membuka tutup ruang, hal ini membuat kompresor terus bekerja berat yang meningkatkan konsumsi listriknya. “Kerap tak disadari, namun pada gilirannya justru menjadi sumber biaya. Disinilah kejelian memilih diperlukan untuk melakukan penghematan tanpa mengurangi kenyamanan,” ujar Nadia.

Tekonologi Hemat Daya

Berangkat dari kesadaran akan permasalahan inilah, LG sebenarnya telah melakukan inovasi pada perangkat AC hunian miliknya. Tak hanya dibuat berbasis teknologi inverter, LG melengkapinya dengan inovasi teknologi Dual Inverter Compressor. 

Kata Dual ini merujuk pada terapan dua putaran roda dalam satu tuas kompresor AC inverter. Dengan penggunaan putaran ganda, kompresor AC LG ini dapat lebih presisi dalam menyesuaikan kecepatan pendinginan sesuai kebutuhan. 

Berjalan secara otomatis, saat suhu ruang menunjukkan peningkatan dari pengaturan yang diinginkan, kompresor bekerja ekstra untuk menyesuaikan. Sementara ketika suhu ruang tercapai, kompresor tetap aktif dengan putaran lambat. 

“Ketika suhu kembali meningkat, kompresor kembali mempercepat putarannya. Tanpa mesti mati dan menyala, jadi tak memerlukan biaya tarikan listrik pertama yang tinggi,” ujar Abhinyano, Head of Product Marketing ES of LG Electronics Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.