Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanada Batalkan Pajak Layanan Digital 3% Demi Lanjutkan Negosiasi Dagang dengan AS

📅 Senin, 30 Jun 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Kanada Batalkan Pajak Layanan Digital 3% Demi Lanjutkan Negosiasi Dagang dengan AS Doc: UNN

JAKARTA - Pemerintah Kanada secara resmi membatalkan pemberlakuan pajak layanan digital (Digital Services Tax/DST) sebesar 3% yang semula akan mulai berlaku pada 30 Juni 2025. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap ketegangan dengan Amerika Serikat, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut pajak tersebut sebagai "serangan langsung" terhadap perusahaan-perusahaan teknologi asal AS.

Langkah pembatalan ini diumumkan hanya beberapa jam sebelum pajak mulai berlaku, dan ditujukan untuk memulihkan dialog perdagangan antara kedua negara yang sempat memburuk. Pajak tersebut awalnya ditujukan kepada raksasa teknologi seperti Meta, Netflix, dan Amazon, serta sejumlah bisnis lokal, dan diperkirakan akan menghasilkan CAD 7,2 miliar (sekitar USD 5,3 miliar) dalam lima tahun menurut proyeksi Pejabat Anggaran Parlemen Kanada pada Desember 2023.

"Penghapusan pajak layanan digital akan memungkinkan negosiasi mengenai hubungan ekonomi dan keamanan baru dengan AS untuk membuat kemajuan penting," kata Menteri Keuangan Kanada François-Philippe Champagne dalam pernyataan resminya pada Minggu malam.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga mengonfirmasi bahwa pembatalan ini akan mendukung dimulainya kembali negosiasi yang dijadwalkan pada 21 Juli 2025, menyusul kesepakatan bersama yang dicapai dalam KTT G7 di Kananaskis awal bulan ini. Carney dan Trump dikabarkan telah menyetujui dimulainya kembali negosiasi dengan harapan tercapainya kesepakatan perdagangan baru.

Sebelumnya, pada Jumat (27/6/2025), Trump secara tegas menyatakan bahwa Amerika Serikat "menghentikan" negosiasi perdagangan dengan Kanada akibat penerapan pajak tersebut, dan kembali menegaskan sikapnya pada Minggu berikutnya. Keputusan Trump sempat memicu kekhawatiran akan kembalinya perang dagang di kawasan Amerika Utara, setelah sebelumnya sempat mereda.

Pajak DST sendiri pertama kali diumumkan Kanada pada tahun 2020, sebagai bagian dari upaya untuk membuat perusahaan teknologi besar berkontribusi lebih adil terhadap ekonomi digital Kanada. Dalam regulasi tersebut, perusahaan yang terdampak diwajibkan mengajukan deklarasi pajak paling lambat akhir Juni, atau menghadapi sanksi denda.

Kini, dengan keputusan pembatalan pajak tersebut, Kanada berharap dapat menjaga stabilitas hubungan dagang dengan Amerika Serikat, sekaligus menciptakan peluang baru untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral dan penciptaan lapangan kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.