Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xiaomi Tunda Pembaruan HyperOS Usai Temuan Bug 'Black Screen'

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 23:28 WIB | Oleh:
Xiaomi Tunda Pembaruan HyperOS Usai Temuan Bug 'Black Screen' Doc: AFP/GREG BAKER
Ket. Logo Xiaomi.

JAKARTA - Xiaomi dikabarkan melakukan penundaan sementara untuk pembaruan sistem operasi besutannya HyperOS di ponsel-ponsel lama setelah mendapatkan laporan bug yang menyebabkan "Black Screen" atau layar hitam pada beberapa pengguna.

Masalah ini memang tidak terjadi pada banyak pengguna, namun Xiaomi tampak tidak mau mengambil risiko dan memilih melakukan investigasi lebih mendalam untuk menemukan penyebab bug tersebut.

Dilaporkan Gizchina, Sabtu (28/6) waktu setempat, ada dua versi sistem operasi milik Xiaomi yang tengah ditangguhkan untuk didistribusikan kepada pengguna yaitu OS2.0.5.0.VLQIDXM serta OS2.0.7.0.VLQMIXM.

Sebelumnya, kedua sistem operasi itu telah diluncurkan ke sebagian kelompok pengguna sebagai bagian dari pendekatan pembaruan bertahap khas Xiaomi.

Setelah menerima laporan terkait bug, penyelidikan dengan segera dilakukan oleh internal Xiaomi dan setidaknya didapati dua unit yang terpengaruh telah menjalani penggantian layar tidak resmi atau perbaikan suku cadang oleh pihak ketiga yang tidak menggunakan komponen layanan resmi.

Sementara kasus lainnya masih dalam investigasi lebih lanjut dan masih harus menunggu pemeriksaan selesai dilakukan.

Temuan ini tidak serta merta menyalahkan pengguna yang memperbaiki ponselnya dengan komponen tidak resmi, namun hal ini bisa saja memiliki pengaruh signifikan terhadap masalah tersebut.

Hal itu dikarenakan mungkin saja HyperOS terbaru mencoba berinteraksi dengan perangkat keras untuk menampilkan visual sistem operasi yang baru namun karena ketidaksesuaian komponen maka akhirnya yang terjadi adalah masalah black screen atau layar hitam.

Meski begitu hingga saat ini Xiaomi belum mengeluarkan hasil temuan investigasinya dan belum memutuskan penyebab masalah secara pasti.

Teknisi masih melanjutkan diagnostik mereka untuk mengonfirmasi apakah ada kerentanan sisi perangkat lunak yang lebih luas atau apakah ini benar-benar masalah kompatibilitas perangkat keras yang terkait dengan perbaikan di luar spesifikasi.

Untuk saat ini, Xiaomi mengatakan bahwa mereka mengambil pendekatan yang hati-hati. Tidak ada penghentian penuh pengembangan HyperOS dan melakukan jeda perilisan pada versi tertentu yang teridentifikasi bermasalah.

Tim juga sedang berupaya meningkatkan diagnostik dan menyarankan pengguna yang terdampak untuk menghubungi dukungan resmi Xiaomi daripada bengkel perbaikan pihak ketiga.

Hal ini juga menjadi pengingat bagi pengguna ponsel meski perbaikan pihak ketiga sering kali lebih cepat atau lebih murah, perbaikan tersebut dapat menimbulkan efek samping yang muncul setelahnya, terutama setelah perubahan perangkat lunak utama. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dua Celah Kritis PHP Ancam 70 Persen Situs Web Dunia, Sejumlah Situs Pemerintah Dinonaktifkan

Dua Celah Kritis PHP Ancam 70 Persen Situs Web Dunia, Sejumlah Situs Pemerintah Dinonaktifkan

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.