Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PB ISSI: Pembinaan Balap Sepeda di Daerah Mulai Selaras dengan Pusat

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 19:28 WIB | Oleh:
PB ISSI: Pembinaan Balap Sepeda di Daerah Mulai Selaras dengan Pusat Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Balap sepeda salah satu agenda Banyuwangi Festival.

JAKARTA - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Budi Saputra mengatakan pembinaan cabang olahraga balap sepeda di daerah mulai menunjukkan arah yang selaras dengan program nasional.

Hal tersebut terlihat dari peningkatan signifikan jumlah peserta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road Race 2025 di Banyuwangi, Jawa Timur, yang digelar pada 27–30 Juni, dan diikuti 256 atlet dari 23 provinsi.

“Jumlah peserta melonjak dua kali lipat dibanding tahun lalu. Ini menjadi indikator penting pembinaan di daerah makin aktif dan berjalan dengan baik,” kata Budi kepada Antara via telepon Minggu (29/6).

Ia menyebut antusiasme tinggi dari para atlet dan pengurus di daerah mencerminkan mulai terbangunnya sinergi antara pembinaan yang dilakukan oleh PB ISSI di tingkat pusat dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) di berbagai wilayah.

“Harapan kami di Binpres adalah pembinaan dari pusat dan daerah bisa selaras. Dan sekarang sudah terlihat itu, apalagi sejak PON 2024 kemarin. Sekarang bahkan lebih baik lagi,” ujarnya menambahkan.

Peningkatan partisipasi tercermin bukan hanya di nomor road race, tetapi juga di disiplin lain seperti BMX Racing. Hingga saat ini, PB ISSI mencatat lebih dari 100 peserta telah terdaftar untuk Kejurnas BMX Racing 2025 yang akan digelar di Banyuwangi pada 4–6 Juli.

“BMX juga mengalami peningkatan. Ini jadi bukti animo masyarakat dan pembinaan di daerah makin bagus. Tinggal kita lihat hasil akhirnya nanti di lapangan seperti apa,” kata Budi.

PB ISSI tahun ini menjadwalkan enam nomor disiplin dalam rangkaian Kejurnas 2025 yang didukung Bank Mandiri, yakni road race (27–30 Juni, Banyuwangi), BMX Racing (4–6 Juli, Banyuwangi), track (10–13 Juli, Jakarta), mountain bike (16–19 Juli, Yogyakarta), serta BMX freestyle dan trials (2–3 Agustus, Ciamis).

Kejurnas 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga dijadikan sarana pemetaan dan seleksi atlet nasional yang diproyeksikan tampil di berbagai ajang internasional.

“Semua atlet terbaik akan kami pantau dan masukkan ke dalam data pool pembinaan prestasi. Ini menjadi dasar seleksi untuk mengikuti kejuaraan internasional single event seperti Asian Championship, World Cup, World Championship serta multievent SEA Games, Asian Youth Games, hingga kualifikasi Olimpiade,” ujar Budi.

PB ISSI berharap tren positif ini terus berlanjut agar Indonesia bisa memiliki lebih banyak atlet sepeda yang mampu bersaing di tingkat dunia.

Terlebih prestasi balap sepeda Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Dari SEA Games Kamboja sebagai juara umum, medali emas dan perunggu di Asian Games Hangzhou, hingga kualifikasi Olimpiade Paris, progresnya nyata. Kejurnas ini menjadi pijakan penting untuk menjaga momentum itu,” ujarnya menegaskan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.