Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Rp.3,3 Triliun, PepsiCo Resmikan Pabrik Pertamanya di Cikarang

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Investasi Rp.3,3 Triliun, PepsiCo Resmikan Pabrik Pertamanya di Cikarang Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA -  PT PepsiCo Indonesia Food and Beverages (PepsiCo Indonesia) telah mengambil bagian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menguatkan posisinya di pasar lokal, membangun pabrik pertamanya di Cikarang, Jawa Barat.Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza pada saat peresmian mengapresiasi langkah PT PepsiCo Indonesia yang telah membangun pabrik pertama di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang-Jawa Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 3,3 triliun dan telah berproduksi sejak 13 Januari 2025. “Kami juga mengapresiasi langkah perusahaan yang mengutamakan penyediaan bahan baku dan bahan penolong lokal yang bekerja sama dengan 200 petani kentang dan 200 petani jagung di Jawa Barat dan Jawa Tengah,” katanya dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu. Selain itu, pihaknya juga berharap investasi PepsiCo Indonesia dapat memperkuat kontribusinya dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kemitraan dengan petani lokal guna peningkatan taraf hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Seperti diketahui, bahwa varian produk PepsiCo di Indonesia dibuat selaras dengan selera lidah Indonesia, mulai dari kombinasi rasa pedas manis, dan kombinasi asin dengan umami. Variasi rasa unik tersebut termasuk Cheetos jagung bakar dengan rasa keju, Lay’s saus pedas dan manis, dan Doritos rasa sambal salsa, yang semua variannya hanya ada di Indonesia.

Sementara itu, CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin menjelaskan  Indonesia memainkan peran penting dalam rencana pertumbuhan jangka panjang PepsiCo untuk Asia Pacific – didorong oleh permintaan konsumen yang dinamis dan visi nasional untuk pengembangan industri. Fasilitas baru ini akan semakin mendekatkan kami pada konsumen Indonesia. “Dibangun di lahan seluas 60,000 ribu meter persegi, pabrik PepsiCo Indonesia memproduksi produk makanan ringan kami yang paling disukai konsumen dengan menggunakan bahan baku lokal. Kami bangga untuk berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam menguatkan industri domestik, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung komunitas petani lokal. Investasi ini memperlihatkan bagaimana masa depan kami di Indonesia – mendukung perekonomian lokal, menyelaraskan dengan prioritas nasional, dan berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya.
Sejalan dengan kolaborasi dengan industri pertanian, PepsiCo Indonesia juga berkolaborasi dengan mitra – mitra dan kelompok petani lokal untuk membantu membangun pertanian kentang industri dan praktik pertanian jagung di Indonesia lewat beragam inisiatif dalam pertanian berkelanjutan. Guna membantu penguatan keahlian petani – petani Indonesia, tim agronomis PepsiCo menyediakan dukungan teknis dan pelatihan yang didesain untuk membantu meningkatkan praktik pertanian yang efisien dan berkelanjutan, termasuk metode penanaman, penggunaan benih dan pupuk yang tepat, pertanian berbasis iklim, dan pengelolaan air.

Sedangkan Director of Government Affairs and Communications, PepsiCo Indonesia, Gabrielle Angriani Johny menambahkan pihaknya berupaya agar keberadaan kami dapat memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar serta membantu meningkatkan taraf hidup petani Indonesia. 

“PepsiCo Indonesia akan terus melanjutkan beragam program pemberdayaan komunitas khususnya di kawasan Jawa Barat, berfokus pada inisiatif edukasi dan literasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan ekonomi lokal, hingga pelatihan petani dan komunitas masyarakat,” katanya.. Gabrielle juga menjelaskan bahwa perusahaan telah merenovasi fasilitas edukasi dan melakukan program literasi di sekolah dasar di Cikarang Pusat, serta mendukung restorasi ekologis dan program reforestrasi di wilayah Gunung Gede, Jawa Barat, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.