Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Paniai dan PLN Percepat Pembangunan Listrik di 92 Desa Terpencil

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 07:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Paniai dan PLN Percepat Pembangunan Listrik di 92 Desa Terpencil Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Paniai Yampit Womaki Nawipa melakukan pertemuan dengan PT PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) Papua Tengah.

Pemerintah Kabupaten Paniai bersama PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) Papua Tengah berkomitmen mempercepat pembangunan jaringan listrik dan survei lapangan di 92 desa di daerah itu yang belum terlayani listrik.

Bupati Paniai Yampit Womaki Nawipa dalam siaran pers di Jayapura, Jumat, mengatakan dari 221 desa di Kabupaten Paniai, 92 desa belum mendapat layanan listrik.

Untuk itu, pihaknya berharap PLN dapat memberikan layanan listrik di wilayah tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung segala upaya PLN dalam mewujudkan Kabupaten Paniai dapat merasakan listrik secara merata," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paniai berkomitmen menjaga keamanan dan kelancaran proyek kelistrikan di daerah setempat.

"Pembangunan jalan di Wagemuka yang dijadwalkan mulai Juli 2025 itu sudah dirancang agar dapat berjalan selaras dengan konstruksi jaringan kelistrikan," ujarnya.

Manager PLN UP2K Papua Tengah Reinhard Tan Sayori mengatakan 92 desa yang belum teraliri listrik PLN bukan termasuk kategori desa belum berlistrik, namun pihaknya menaruh perhatian khusus terhadap desa tersebut.

"Tahun ini, kami merencanakan pembangunan jaringan distribusi di 25 desa yang tersebar di dua distrik di Kabupaten Paniai, yaitu Distrik Wegemuka dan Distrik Wegebino," katanya.

Dia menjelaskan di Distrik Wegebino terdapat 10 desa yang masuk dalam rencana pembangunan kelistrikan, meliputi Desa Dagouto, Yimouto, Agumaida, Boutai, Bubugiwo, Buka Duwata, Dei, Kopabatu, Obaiyoweta, dan Tamugauwo.

Di Distrik Wegemuka, rencana pembangunan mencakup 15 desa, di antaranya Desa Jukekebo, Toko, Yagiyo Butu, Obaidagi, Yegemaidapa, Woubutu, Badawo, Geko, Kinou, Dapaiba, Kugitadi, Bokowa, Uwamani, Kobouyagapa, dan Muyadebe.

Dia optimistis percepatan elektrifikasi dapat berjalan lancar dan membawa terang serta kesejahteraan merata bagi seluruh masyarakat Paniai.

"Kami mohon dukungan dan kerja sama dari semua pihak agar pelaksanaan pembangunan jaringan tersebut dapat berjalan lancar dan aman," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.