Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai 1 Juli PT KAI Tambah Perjalanan LRT Jabodebek

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 19:10 WIB | Oleh:
Mulai 1 Juli PT KAI Tambah Perjalanan LRT Jabodebek Doc: LRT JABODEBEK

JAKARTA - PT KAI meningkatkan layanan LRT Jabodebek menanggapi antusiasme masyarakat. Mulai 1 Juli 2025, operasional rangkaian di hari kerja bertambah menjadi 24.

Penambahan ini menaikkan perjalanan harian pada hari kerja dari 366 menjadi 398 rute. Peningkatan perjalanan diharapkan memfasilitasi mobilitas pengguna lebih baik.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, mengatakan antusiasme penumpang, rata-rata penumpang harian Maret–Juni 2025 mencapai 95.586 orang. Angka itu naik sepuluh persen dibanding periode November 2024–Februari 2025.

"Periode 1 Maret-30 Juni 2025, saat 366 perjalanan diberlakukan, rata-rata pengguna harian LRT Jabodebek, mencapai 95.586 pengguna. Naik sekitar 10 persen dibandingkan periode 1 November 2024– 28 Februari 2025 yang mencatat rata-rata 86.784 pengguna pada hari kerja," kata Mochamad Purnomosidi, Sabtu (28/6).

Peningkatan layanan ini mencerminkan tanggapan terhadap kebutuhan pengguna. “Kami menyambut positif peningkatan jumlah pengguna LRT Jabodebek dalam beberapa bulan terakhir,” ujar dia.

Purnomosidi menegaskan komitmen mereka untuk terus memajukan pelayanan LRT Jabodebek. “Hal ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ungkap dia.

Headway pada jam sibuk bergeser menjadi 9 menit 25 detik pada relasi Harjamukti–Cawang. Antrean pada jalur Cawang–Dukuh Atas BNI kini hanya membutuhkan 4 menit 42,5 detik.

Pada Sabtu, operasi rangkaian meningkat menjadi 20 rangkaian dan perjalanan harian menjadi 326 perjalanan. Sementara Minggu, perjalanan tetap 270 dan hari libur nasional mengikuti jadwal Minggu.

Informasi lengkap jadwal bisa diakses melalui akun Instagram resmi LRT Jabodebek @lrt_jabodebek. Dengan penambahan ini, KAI berharap dapat melayani lebih banyak warga Jabodetabek dengan lebih nyaman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.