Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ITS Buka Kesempatan Jalur Mandiri untuk Prodi Teknik Pertambangan

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 10:27 WIB | Oleh:
ITS Buka Kesempatan Jalur Mandiri untuk Prodi Teknik Pertambangan Doc: Istimewa
Ket. Ketua Prodi Teknik Pertambangan ITS Akbar Kurniawan saat memaparkan struktur kurikulum Prodi Teknik Pertambangan ITS secara daring

SURABAYA - Setelah resmi dibuka, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mensosialisasikan program studi (Prodi) barunya, yakni Teknik Pertambangan, secara daring, Kamis (26/6). Prodi di bawah Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) ITS ini untuk kali pertama membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun 2025 lewat jalur Seleksi Mandiri gelombang ke-2. 

Dekan FTSPK ITS Adjie Pamungkas menjelaskan bahwa Prodi Teknik Pertambangan ITS dirancang untuk mencetak lulusan yang mampu menjawab tantangan eksplorasi sumber daya mineral. Mahasiswa akan mempelajari studi kelayakan, pemrosesan, hingga penutupan tambang. “Tak hanya itu, mahasiswa juga akan mempelajari ilmu geoteknik, geofisika, geologi, dan material,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Prodi Teknik Pertambangan ITS Akbar Kurniawan menambahkan bahwa angka kelulusan nasional di bidang ini masih belum memadai untuk memenuhi kebutuhan industri. Menurut risetnya, hanya ada 4.700 lulusan Teknik Pertambangan tiap tahun, padahal sektor ini membutuhkan hingga 9 juta tenaga kerja hingga 2040. “Artinya, kita masih kekurangan sekitar 74 persen tenaga kerja di bidang ini,” jelasnya.

Akbar menekankan bahwa kebutuhan industri yang semakin kompleks menuntut peran lebih dari lulusan Teknik Pertambangan. Mereka tidak sekadar dihadirkan untuk memenuhi permintaan tenaga kerja, tetapi untuk tampil sebagai sosok yang memiliki peran strategis. Kurikulum prodi ini menargetkan lulusan menjadi pemimpin operasional di lapangan yang andal dan inovator yang menciptakan terobosan dalam sistem pertambangan ramah lingkungan.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati memaparkan mekanisme pendaftaran mahasiswa baru Prodi Teknik Pertambangan ITS. Untuk tahun ini, lanjut Nani, pendaftaran mahasiswa baru hanya melalui jalur Seleksi Mandiri ITS (SMITS) _Academic Competence Excellence_ (ACE) gelombang ke-2. “Hal ini dikarenakan prodi masih baru dibuka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nani menyampaikan bahwa proses seleksi pada jalur ini  tidak hanya menitikberatkan pada nilai akademik semata, melainkan juga mempertimbangkan potensi peserta secara menyeluruh. Penilaian dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau Tes SMITS, prestasi baik akademik maupun non-akademik, serta nilai rapor khususnya pada mata pelajaran pendukung prodi. “Untuk Prodi Teknik Pertambangan, mata pelajaran yang relevan adalah Fisika,” imbuh Nani.

Upaya ITS dalam membuka Prodi Teknik Pertambangan sejalan dengan _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas serta poin ke-9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur. Melalui kurikulum yang adaptif, ITS berkomitmen mencetak lulusan unggul yang mampu menjawab tantangan sektor pertambangan secara inovatif dan berkelanjutan.

Program studi baru ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia berkualitas untuk industri tambang demi mendukung kemajuan Indonesia. Calon mahasiswa yang berminat pada prodi ini dapat mendaftar melalui jalur Seleksi Mandiri ITS pada tautan www.its.ac.id/admission/ sebelum batas akhir pada 30 Juni 2025 mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.