Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua MPR Apresiasi Muhammadiyah Selalu Tanggap dalam Penanggulangan Bencana

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 19:23 WIB | Oleh:
Ketua MPR Apresiasi Muhammadiyah Selalu Tanggap dalam Penanggulangan Bencana Doc: istimewa
Ket. Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat hadir dalam Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah di Karanganyar, Jateng.

KARANGANYAR - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan Jambore Muhammadiyah dan Aisyiyah dinilai sebagai upaya Muhammadiyah memperkuat rasa nasionalisme serta kebersamaan gotong royong antar sesama bangsa.

Hal tersebut diungkapkan Ahmad Muzani saat hadir dalam Jambore Muhammadiyah dan Aisyiyah di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/6).

Kegiatan ini diikut sebanyak seribu orang lebih yang nantinya akan menjadi relawan dalam Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia.

“Kegiatan ini yang digelar oleh MDMC hari ini sebagai upaya untuk menguatkan kita sebagai bangsa dan negara. Muhammadiyah berupaya untuk mencari insan-insan yang memiliki jiwa kepedulian dan kemanusiaan tinggi dan terpanggil untuk menjaga NKRI dalam penyelesaian solusi bersama dalam menghadapi bencana,” kata Muzani dalam keterangannya.

Apalagi, kata Muzani, Indonesia merupakan negara yang dikategorikan sebagai ring of fire yakni merupakan pertemuan lempeng antar benua serta jalur vulkanik yang menjadikan Indonesia memiliki banyak gunung berapi.

“Apalagi semua bencana ada di kita, gunung meletus, tsunami, banjir, gempa bumi, rob, semua bencana itu pernah kita hadapi. Kadang bencana itu membuat kita pilu dan mengganggu kehidupan kita. Itu sebabnya kehadiran Muhammadiyah diharapkan mampu memberikan solusi yang cukup berarti dalam menghadapi segala potensi bencana alam yang kita hadapi,” jelas Muzani.

Dalam berbagai pemberitaan, kata Muzani, Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi yang selalu terdepan dalam memberi respons terhadap bencana. Mulai mengirimkan relawan, menyalurkan bantuan, hingga dana kolektif yang tidak kecil dalam upaya meringankan korban bencana.

“Muhammadiyah ketika menghadapi bencana selalu terdepan dalam memberi harapan. Bergotong royong untuk bersama sama membantu dan ini tidak dimiliki oleh semua bangsa. Kenapa kita sangat dominan dengan gotong royong? Karena ada nilai kebersamaan dan semangat keagamaan yang menyatu dalam kehidupan kita. Apalagi jauh sebelum kita merdeka, Muhammadiyah telah mendirikan sekolah, rumah sakit, yayasan sosial dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Muzani.

Terakhir Muzani menambahkan, saat ini dunia tidak dalam keadaan baik-baik saja. Persatuan dan kesatuan harus diperkuat. Hal ini sejalan dengan sikap Presiden Prabowo dalam berbagai pidatonya termasuk di Rusia kemarin yang menegaskan sikap Indonesia yang bebas aktif dan nonblok terkait konflik Israel dengan Iran.

“Namun demikian dukungan kita terhadap Palestina tidak boleh kendor, tidak boleh berkurang. Konflik Iran Israel semua berawal karena Palestina. Sikap Presiden Prabowo dalam pidatonya di Mesir, Turki, dan terakhir di Russia selalu mengedepankan diplomasi nonblok. Dan Pak Prabowo selalu menegaskan satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit, itulah slogan politik bebas aktif non blok. Kita meyakini bangsa Palestina akan segera merdeka terbebas dari penjajahan dan cengkraman Israel,” tutup Muzani.

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Muti, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta beberapa tokoh Forkopimda Jawa Tengah lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.