Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek Dorong Standar Nasional Dokter Lewat Ujian UKMPPD

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 12:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemdiktisaintek Dorong Standar Nasional Dokter Lewat Ujian UKMPPD Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi - Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi asal Malaysia dari sembilan kampus di Indonesia melakukan Ujian Kompetensi Profesi Kedokteran (UKMPPD) di kampus Universiti Putra Malaysia (UPM)

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya dalam menangani permasalahan mahasiswa retaker (pengambil ulang) Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) secara adil, akuntabel, dan berbasis regulasi.

"UKMPPD bukan sekadar ujian kelulusan, melainkan komponen utama dari sistem penjaminan mutu pendidikan kedokteran nasional," kata Dierktur Jenderal (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek RI Khairul Munadi dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Khairul menekankan UKMPPD merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk memastikan bahwa setiap calon dokter benar-benar kompeten, baik secara pengetahuan maupun keterampilan klinis, untuk memberikan layanan kesehatan yang aman dan profesional untuk masyarakat.

Ia menyebut UKMPPD ini telah diakui sebagai model yang berhasil memberikan dampak untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di fakultas kedokteran dan membangun kepercayaan masyarakat.

"Bahkan, Bank Dunia mencatatnya sebagai contoh baik untuk replikasi sistem uji kompetensi di kawasan Asia Tenggara," ujarnya.

Khairul menjelaskan pihaknya meyakini bahwa setiap mahasiswa berhak mendapatkan kesempatan yang adil untuk berhasil.

"Namun, keadilan ini harus selalu berjalan beriringan dengan penegakan mutu dan integritas profesi. Karena menjadi dokter bukan sekadar memperoleh gelar, tetapi tentang amanah untuk menjaga kehidupan manusia," ucap Khairul.

Terpisah, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Kemdiktisaintek RI Ardi Findyartini mengatakan UKMPPD yang telah dilaksanakan sejak 2014 sejatinya bukan merupakan ujian semata, namun juga proses bersama yang dilakukan agar lulusan dokter itu memiliki kompetensi yang baik.

Titin menekankan pelaksanaan UKMPPD merupakan hal yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran dan asesmen yang terjadi di institusi.

"Karena kan kalau misalnya kita meluluskan dokter, kita berharap dokter itu fit for practice ya, aman begitu untuk masyarakat, bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik. Dan setelah mereka melalui semua proses pembelajaran dan asesmen yang ada di tahap pendidikan akademik dan profesinya, UKMPPD ini hadir sebagai bentuk uji kompetensi nasional," jelasnya.

Diketahui, UKMPPD dilaksanakan berdasarkan regulasi yang secara bertahap mengukuhkannya sebagai uji kompetensi nasional, di antaranya melalui Undang-Undang (UU) No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, UU 20/2013 tentang Pendidikan Kedokteran (kini telah dicabut), UU 29/2004 tentang Praktik Kedokteran (kini telah dicabut) UU 17/2023 tentang Kesehatan, serta PP 28/2024 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Kesehatan.

Dengan dasar hukum yang kokoh, UKMPPD ditetapkan sebagai syarat mutlak untuk memperoleh sertifikat profesi dokter, sebagai dokumen resmi yang menandai kesiapan lulusan untuk menjalani praktik medis secara profesional dan legal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.