Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Daerah dan YKAN Kembangkan Ekowisata di Kabupaten Berau

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Pemerintah Daerah dan YKAN Kembangkan Ekowisata di Kabupaten Berau Doc: antara foto
Ket. Talkshow pengembangan ekowisata di Kabupaten Berau.

KALIMANTAN TIMUR - Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) menggandeng pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk mengembangkan potensi ekowisata di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

Direktur Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) YKAN Imran Amin menjelaskan, sejak 2004 YKAN dan Pemerintah Kabupaten Berau bekerja sama untuk mengembangkan konservasi sumber daya laut di wilayah tersebut.

“Ada bahasa yang kita dengar hari ini eco-tourism yang coba kita gaungkan kembali, bagaimana kita memajukan pariwisata yang ada secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," kata Imran dalam diskusi di Berau, Kaltim, Rabu (25/5).

Dia menjelaskan, pihaknya bersama pemerintah provinsi dan kabupaten tengah mengembangkan ekowisata di Berau yang menekankan tidak hanya sebatas pada perlindungan ekosistem laut tapi juga pemanfaatan sumber daya alam dengan cara-cara yang bertanggung jawab.

Ke depan, YKAN berencana mengembangkan berbagai sistem untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata di Berau. Tak hanya berfokus pada pariwisata semata, inisiatif ini juga mencakup pengembangan investasi dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Imran menambahkan, kolaborasi dengan para pelaku usaha pariwisata serta pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci dalam membuka peluang-peluang baru untuk pengembangan bisnis yang bertumpu pada prinsip keberlanjutan.

“Jadi kerja sama dengan para pelaku pariwisata dan juga pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mengembangkan beberapa peluang-peluang itu ke depannya.,” ujar dia.

Sementara itu, Asisten 3 Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau Maulidiyah menjelaskan pihaknya tengah mengoptimalkan potensi pariwisata di Berau. Saat ini, Berau memiliki 18 desa wisata dan 225 destinasi wisata yang terdiri atas 159 wisata alam, 39 wisata budaya, dan 27 wisata buatan.

Maulidiyah menjelaskan, konsep pariwisata "kembali ke alam" saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat dan menjadi salah satu fokus pengembangan wisata unggulan oleh pemerintah Berau.

Sektor pariwisata juga menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Berau yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.

"Berau ke depan tidak hanya terkenal dengan wisata kepulauannya, tapi juga dikenang dengan ekowisatanya," ujar Maulidiyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.