Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekuatan Cerita Jadi Kunci Film Animasi Indonesia Mendunia

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 18:28 WIB | Oleh:
Kekuatan Cerita Jadi Kunci Film Animasi Indonesia Mendunia Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Group President & CEO Visinema Studios, Herry Budiazhari Salim (tengah) dalam konferensi pers konser "Jumbo" yang digelar di Jakarta pada Rabu (25/6).

JAKARTA - Group President & CEO Visinema Studios, Herry Budiazhari Salim menegaskan bahwa kunci utama agar film animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global terletak pada kekuatan cerita atau storytelling.

“Produk-produk kita adalah storytelling. Jadi bukan sekadar teknis animasi, tapi bagaimana kita membangun cerita yang memiliki resonansi lintas generasi dan lintas budaya,” kata Herry di Jakarta, Rabu (25/6).

Herry mencontohkan film "Jumbo" yang diproduksi Visinema Studios, sejak awal dirancang sebagai intellectual property (IP) yang tak lekang oleh waktu dan tetap relevan bagi berbagai generasi.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan Visinema dalam mengembangkan IP bukan bersifat instan.

Setiap proyek didesain melalui proses bertahun-tahun, dengan fokus utama pada pembangunan karakter, nilai cerita, dan emosi yang jujur.

Menurut dia, Indonesia memiliki banyak talenta unggul dalam aspek teknis animasi, mulai dari lighting, rendering, hingga animasi karakter. Namun demikian, untuk melangkah ke level global, aspek teknis saja tidak cukup.

“Banyak animator Indonesia yang terlibat dalam produksi besar seperti Marvel, tapi kalau bicara produk nasional yang sukses di pasar global, kuncinya tetap di cerita,” ujarnya.

Herry menyebut konsep “kebenaran universal” sebagai fondasi penting dalam penceritaan, di mana cerita mampu menggugah emosi dan relevan secara budaya tidak hanya untuk penonton Indonesia, tapi juga bagi pasar Asia, Eropa, hingga Amerika.

“Universal truth dalam alur emosi dan konflik itu yang harus kita temukan dan tanamkan di setiap cerita,” tambahnya.

Lebih lanjut Herry menyampaikan bahwa kesuksesan film Jumbo merupakan momen penting bagi Visinema.

Selain sukses besar di bioskop domestik, film ini juga diposisikan sebagai IP strategis yang akan dikembangkan lebih lanjut.

Meski belum bisa mengungkap detail rencana berikutnya, Herry memberi sinyal kuat bahwa perjalanan "Jumbo" tidak akan berhenti sampai di film layar lebar maupun konser.

“Kita sedang menyiapkan bentuk lanjutan dari IP ini. Bisa jadi serial animasi, buku, atau bentuk lain. Tapi semua itu akan dibangun dengan dasar cerita yang kuat," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

24 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...

Trump Tawarkan Tiongkok Membeli Senjata Buatan AS

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Tawarkan Tiongkok Mem...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.