Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prajurit Kodam II/Sriwijaya Perkuat Program Cetak Sawah Baru di Sumatera Selatan

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prajurit Kodam II/Sriwijaya Perkuat Program Cetak Sawah Baru di Sumatera Selatan Doc: Antara Foto
Ket. Prajurit Kodam II/Sriwijaya.

Prajurit Kodam II/Sriwijaya dikerahkan untuk memperkuat dan percepat kegiatan cetak sawah baru di beberapa kabupaten dalam wilayah Sumatera Selatan sepanjang 2025 ini.

"Saya telah berkomitmen dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk mengerahkan prajurit di jajarannya membantu percepatan kegiatan cetak sawah baru untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional," kata Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis di Palembang, Selasa.

Dia menjelaskan, kegiatan cetak sawah baru di Sumsel mencapai ribuan hektare yang tersebar di beberapa daerah seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain cetak sawah baru, pihaknya juga mendukung optimalisasi lahan (opla) pertanian yang ada untuk meningkatkan produksi beras dan bahan pangan lainnya.

Melalui upaya tersebut diharapkan dapat memperluas area tanam dan meningkatkan produksi dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, kata Pangdam II/Sriwijaya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Bambang Pramono menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng berbagai pihak untuk melakukan cetak sawah baru dan optimalisasi lahan pertanian termasuk TNI/Polri.

Mengenai cetak sawah baru, pihaknya telah memetakan lokasi seluas 270 ribu hektare di empat daerah yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Berdasarkan pemetaan itu, daerah yang paling banyak berpotensi cetak sawah baru yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 125.625 hektare.

Dengan optimalisasi lahan dan cetak sawah baru, pihaknya optimistis mampu meningkatkan produksi sesuai target yang ditetapkan pada tahun ini sekitar tiga juta ton beras.

Produksi beras Sumsel terus meningkat, pada 2021 mencapai 2,55 juta ton, pada 2022 menjadi 2,77 juta ton, pada 2023 menjadi 2,83 juta ton, dan pada 2024 naik menjadi 2,84 juta ton dari sawah seluas 519.484 hektare, kata Bambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.