Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah akan Bahas Pendanaan untuk 80.000 Koperasi Merah Putih

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 18:19 WIB | Oleh:
Pemerintah akan Bahas Pendanaan untuk 80.000 Koperasi Merah Putih Doc: Istimewa
Ket. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi melihat produk yang dijual oleh koperasi desa di Banyumas, Jawa Tengah, pada 21 Juni 2025.

JAKARTA - Pemerintah akan menggelar rapat pembahasan skema pendanaan program Koperasi Desa Merah Putih.

Dikutip dari Antara, rapat yang dijadwalkan Senin sore itu akan berlangsung di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, menurut Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Dalam jumpa pers, Setiadi mengatakan pembahasan akan difokuskan pada upaya memastikan kelancaran pengembangan dan operasional koperasi desa setelah struktur organisasi dan status hukumnya rampung.

"Rapat di Hambalang ini akan difokuskan pada pengembangan dan operasional. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan monitoring, evaluasi, dan identifikasi potensi unik masing-masing koperasi desa," katanya.

Setiadi menyatakan target pembentukan 80.000 koperasi sudah terpenuhi. Langkah selanjutnya adalah pengurusan status hukum koperasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang diharapkan rampung akhir Juni ini.

Koperasi-koperasi tersebut dijadwalkan mulai beroperasi antara Juli dan Oktober 2025.

Menurut Setiadi, anggaran yang dibutuhkan untuk mendirikan 80.000 koperasi tersebut diperkirakan mencapai 400 triliun rupiah (sekitar 24,2 miliar dolar AS).

Pemerintah telah menetapkan pagu pinjaman awal hingga 3 miliar rupiah per koperasi. Pendanaan akan disediakan oleh bank-bank milik negara dan tidak akan berbentuk hibah. Setiap koperasi akan diminta untuk membayar kembali pinjaman tersebut secara mencicil selama periode enam tahun.

Namun, beberapa pengamat telah menyuarakan kekhawatiran bahwa model pembiayaan ini dapat meningkatkan risiko kredit macet (NPL). Ada kekhawatiran bahwa mengandalkan alokasi dana desa untuk membayar kembali pinjaman dapat menimbulkan tekanan jangka panjang pada anggaran desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.