Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Swasembada Pangan, Menteri Dody Dorong Percepatan Jaringan Irigasi di Aceh

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 17:31 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dukung Swasembada Pangan, Menteri Dody Dorong Percepatan Jaringan Irigasi di Aceh Doc: Kementerian PU
Ket. Menteri Dody saat mengunjungi Aceh Timur Selasa (24/6) mengatakan, Kementerian PU akan terus meningkatkan layanan jaringan irigasi di Aceh untuk mendukung swasembada pangan

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pelaksanaan program swasembada pangan melalui dukungan infrastruktur irigasi. Salah satu yang dikebut adalah infrastruktur irigasi untuk pertanian di Provinsi Aceh, guna mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. 

Menteri Dody saat mengunjungi Aceh Timur Selasa (24/6) mengatakan, Kementerian PU akan terus meningkatkan layanan jaringan irigasi di Aceh untuk mendukung swasembada pangan. “Kami juga sudah menyelesaikan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara dan saat ini menyelesaikan Daerah Irigasi Jambo Aye,” kata Dody. 

Bendungan Keureuto terletak di Kabupaten Aceh Utara yang telah selesai 2024, dengan tipe bendungan urugan random zonal inti tegak, dengan kapasitas tampung 215 juta m3 dan luas tampungan 896 ha. Sedangkan Daerah Irigasi Jambo Aye berada di Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara.

Menteri Dody menyampaikan saat ini sudah terbit Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan yang dapat menjadi landasan Kementerian PU dalam membantu pembangunan irigasi di daerah.  

“Sekarang sudah terbit Inpres tentang Irigasi. Jadi kalau soal bangun membangun irigasi berdasarkan Inpres tersebut pemerintah pusat bisa masuk, baik di sekunder maupun tersier. Kami minta tolong kepada pemerintah daerah untuk urusan lahannya,” kata Menteri Dody. 

Sudah Selesai

Kepala BWS Sumatera I Heru Setiawan menyampaikan bahwa saat ini progres pembangunan Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye kiri (Langkahan) sudah selesai 100%. DI Jambo Aye Kiri memilki luas layanan 19.473 Ha dan luas layanan intake kanan 3.028 Ha yang saat ini progres pembanggunan mencapai 41%. Dengan adanya DI Jambo Aye maka manfaat yang diperoleh yakni Indeks Pertanaman (IP) total 200 menjadi 233% dan IP padi 100% menjadi 115%, penambahan luas tanam 1001 ha serta produksi padi rata-rata 6.3 Ton GKP/ha dan penambahan produksi padi 11.011Ton GKP/tahun. Adapun DI Jambo Aye Kanan mempunyai total panjang saluran primer 39 km dan saluran sekunder 23 km. Penerima manfaat Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur.  

Ke depan, untuk mendukung ketahanan pangan di Aceh Utara dan Aceh Timur, maka direncanakan akan dibangun Bendungan Reubeuk dan Jambo Aye. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.