Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SMI Tawarkan Obligasi Hijau Tahap I Senilai Rp1 Triliun

📅 Senin, 23 Jun 2025, 23:22 WIB | Oleh:
SMI Tawarkan Obligasi Hijau Tahap I Senilai Rp1 Triliun Doc: Budi
Ket. Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah (tengah) bersama direksi lainnya dalam paparan publik di Jakarta, Senin (23/6).

JAKARTA-PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi keberlanjutan tahap 1 tahun 2025 senilai 1 triliun rupiah. Penawaran tahap I itu sebagai bagian dari PUB obligasi keberlanjutan I Sarana Multi Infrastruktur yang totalnya mencapai 12 triliun rupiah yang merupakan bagian dari sustainable funding framework perseroan.

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah dalam paparan publik di Jakarta, Senin (23/6) mengatakan seluruh dana yang diterima akan digunakan untuk pembiayaan dan/atau pembiayaan kembali proyek-proyek yang memenuhi syarat.

“SMI memiliki proses evaluasi dan seleksi berdasarkan kelayakan finansial serta risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola untuk semua proyek yang didanai perseroan sehingga calon investor tidak perlu khawatir, karena kami memiliki mekanisme internal yang dapat menjamin penggunaan pendanaan secara tepat,” kata Reynaldi

Pihaknya juga mengajak para investor untuk berkolaborasi dalam menyediakan pendanaan bagi pembangunan proyek-proyek berkelanjutan dimana framework itu merupakan tonggak penting dalam perjalanan perseroan membangun instrumen pendanaan yang sejalan dengan prinsip Enviroment Social and Governance (ESG). 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap instrumen yang kami tawarkan tidak hanya kompetitif secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata, karena 100 persen dana yang berhasil dihimpun akan disalurkan ke proyek-proyek yang menghasilkan dampak lingkungan dan sosial yang dapat terukur,” katanya.

Kualitas Kredit

Dia juga menegaskan bahwa framework yang telah disusun secara komprehensif untuk menguraikan pendekatan PT SMI pada instrumen pendanaan dengan tema Green, Social, Sustainability, Blue, Orange, dan Sustainable Development Goals (SDG). 

Selain itu, mengacu pada prinsip internasional, seperti Green Bond Principles, Social Bond Principles, serta Sustainability Bond Guidelines dari ICMA, hingga standar lainnya seperti Blue Bonds Guidelines dari IFC dan Orange Bond Principles dari Orange Movement. Target instrumen pendanaan meliputi Obligasi, Medium-Term Notes (MTN), pinjaman bank, sukuk & fasilitas pembiayaan syariah, dan instrumen pendanaan berkelanjutan lainnya. 

“Obligasi ini telah memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), mencerminkan kualitas kredit yang sangat baik dan risiko gagal bayar yang sangat rendah untuk utang jangka panjang,” katanya. 

Adapun dana hasil penerbitan akan disalurkan ke sektor-sektor prioritas, di antaranya green projects meliputi energi terbarukan, efisiensi energi, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan limbah, serta bangunan berwawasan lingkungan. Lalu, social projects meliputi infastruktur kesehatan dan pendidikan, infrastruktur dasar untuk masyarakat seperti transportasi umum, sanitasi, sistem penyediaan air, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan. Kemudian blue projects meliputi energi terbarukan kelautan, transportasi maritim berkelanjutan, pelabuhan berkelanjutan. Selanjutnya, Orange Projects meliputi proyek atau inisiatif yang mendukung kesetaraan gender, perempuan, anak-anak dan kelompok rentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.