Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilot Project HPV DNA Sampling Mandiri Targetkan 5.500 Warga Surabaya

📅 Senin, 23 Jun 2025, 20:05 WIB | Oleh:
Pilot Project HPV DNA Sampling Mandiri Targetkan 5.500 Warga Surabaya Doc: ANTARA/Mecca Yumna
Ket. Sejumlah teknisi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) kota Surabaya mengoperasikan mesin untuk memproses sampel-sampel HPV DNA guna mengetahui status virus, di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/6).

SURABAYA - Kementerian Kesehatan, Jhpiego, Biofarma, dan Roche melaksanakan proyek percontohan skrining HPV DNA untuk kanker serviks dengan metode pengambilan sampel secara mandiri, menargetkan sebanyak 5.500 perempuan di Surabaya, sebagai upaya mengatasi sejumlah tantangan dalam cakupan skrining.

Country Director Johns Hopkins Program for International Education in Gynecology and Obstetrics (Jhpiego) Indonesia Maryjane Lacoste mengatakan, proyek inovatif tersebut sejalan dengan salah satu target nasional untuk eliminasi kanker serviks, yakni memastikan 75 persen perempuan berusia 30-69 tahun melakukan skrining kanker serviks.

Cakupan skrining kanker serviks baru mencapai sekitar 7 persen pada 2023, katanya ketika ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/6).

Maryjane menyebutkan bahwa pada metode tersebut, pengambilan sampel dapat dilakukan sendiri di mana saja, seperti di puskesmas, bahkan di rumah, dan sampelnya dapat dikirim ke laboratorium untuk dicek lebih lanjut.

"Dari sisi permintaan, ada daerah-daerah yang mungkin sulit bagi para perempuan untuk mendapatkan layanan kesehatan, sehingga pengambilan sampel mandiri ini menjadi pilihan bagus bagi para tenaga kesehatan. Atau mungkin fasilitas labnya terbatas, yang kalau misalkan kita buat ada sebuah hub dan pemeriksaan yang terpusat, masalah ini bisa diatasi," katanya.

Dia berharapkan metode ini mampu mengatasi sejumlah masalah lain yang juga kerap dijumpai para perempuan dalam skrining kanker serviks, misalnya rasa malu atau ketidaknyamanan saat dilakukan metode seperti IVA dan pap smear.

Dia berharap dengan pengenalan metode pengambilan sampel secara mandiri, lebih banyak perempuan yang mau memeriksakan diri.

Maryjane menyebutkan terdapat dua wilayah yang menjadi fokus proyek percontohan skrining HPV DNA, yakni Surabaya yang menjadi contoh daerah perkotaan dan Sidoarjo sebagai contoh daerah pedesaan.

Di Sidoarjo, terdapat sebanyak 923 perempuan yang ditargetkan untuk diskrining, dan metode yang digunakan adalah swab serviks, yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan. Sehingga, katanya, target total proyek percontohan itu ada 6.423.

Terkait alat pengecekan untuk sampel-sampel di Surabaya, proses dilakukan secara otomatis, menggunakan mesin bernama Cobas 5800 dari Roche, di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya. Sedangkan di Sidoarjo, katanya, sampel diproses secara manual di laboratorium di Mojokerto.

Selain memperkenalkan metode pengambilan sampel baru, katanya, pihaknya juga bekerja sama dengan para kader agar mereka mampu mengkomunikasikan hasil skrining secara baik, misalnya apabila butuh tindak lanjut seperti ablasi termal atau rujukan ke rumah sakit.

Untuk Juni-Oktober 2025, pihaknya melanjutkan edukasi, skrining, dan terapi ablasi termal, dan pada Desember 2025, rencananya hasil akhir proyek itu akan dilaporkan.

Hasil pada proyek tersebut, katanya, akan digunakan untuk membantu pemerintah pusat merumuskan pendekatan terbaik dalam skrining kanker serviks, baik untuk daerah dengan volume sampel tinggi seperti perkotaan, maupun volume sampel rendah seperti pedesaan.

"Kanker serviks 100 persen bisa dicegah. Jika seorang perempuan datang seawal mungkin untuk skrining, (virus) bisa dideteksi lebih awal. Jika itu bermanifestasi menjadi lesi prakanker, itu bisa ditangani, dan tidak bakal berlanjut menjadi kanker serviks," ujar Maryjane. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.