Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Depok umumkan hasil seleksi PPPK tahap 2

📅 Senin, 23 Jun 2025, 15:35 WIB | Oleh:
Pemkot Depok umumkan hasil seleksi PPPK tahap 2 Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Tugu Selamat Datang Kota Depok.

Depok -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengumumkan hasil seleksi kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 2 untuk formasi tenaga teknis tahun anggaran 2024.

Kepala BKPSDM Kota Depok Rahman Pujiarto di Depok, Senin, menyampaikan bahwa dari total 23 formasi yang dibuka, seluruhnya kini telah terisi. Dua formasi yang sebelumnya kosong kini telah terisi melalui optimalisasi hasil seleksi tahap kedua.

“Formasi teknis yang kosong sebelumnya sebanyak dua formasi. Alhamdulillah, melalui hasil seleksi tahap dua ini, keduanya telah terisi. Jadi total 23 formasi tenaga teknis sudah rampung dan terisi seluruhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan peserta yang telah dinyatakan lulus akan memasuki tahap selanjutnya berupa pengisian daftar riwayat hidup melalui portal resmi mulai 1 hingga 31 Juli 2025.

Selanjutnya, proses usulan penetapan nomor induk PPPK akan dilakukan pada 1 Agustus hingga 10 September 2025.

“Kami imbau peserta yang lulus untuk segera mempersiapkan dokumen administrasi pemberkasan sesuai ketentuan, termasuk surat keterangan catatan kepolisian, surat sehat jasmani dan rohani, serta surat bebas narkoba. Semua informasi resmi dapat dipantau melalui situs BKPSDM,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Data, Kepangkatan, dan Pensiun pada BKPSDM Kota Depok Taufik Iman Raharjo menambahkan bahwa tidak ada perubahan dalam status kelulusan peserta dari tahap seleksi sebelumnya.

Sementara itu, peserta baru yang mengikuti seleksi tahap kedua hanya mengisi formasi yang sebelumnya belum terisi.

“Formasi yang sudah terisi sejak tahap pertama tidak berubah. Tambahan peserta di tahap dua memang ada, tetapi mereka hanya bisa mengisi formasi yang masih kosong,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini pengumuman hasil seleksi PPPK untuk formasi tenaga kesehatan dan guru masih menunggu informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Untuk pelamar tenaga teknis sebanyak 3.469 orang," tambahnya.

“Kami masih menunggu pengumuman dari BKN untuk tenaga kesehatan dan guru. Begitu sudah ada, pasti akan langsung kami umumkan ke publik,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.