Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pebalap Indonesia Asal Gunungkidul, Veda Pratama Kaget Dirinya Bisa Raih Dua Kemenangan di Mugello

📅 Senin, 23 Jun 2025, 08:50 WIB | Oleh:
Pebalap Indonesia Asal Gunungkidul, Veda Pratama Kaget Dirinya Bisa Raih Dua Kemenangan di Mugello Doc: antara foto
Ket. Pebalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama

MUGELLO - Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengaku tak menyangka dirinya meraih “double winners” atau dua kemenangan dalam seri keempat Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Mugello, Italia.

Veda meraih kemenangan pertamanya pada balapan pertama di Mugello, Sabtu. Ia kemudian menyempurnakan akhir pekannya di kompetisi balap Eropa ini dengan memenangkan balapan kedua, Minggu (22/6), yang diraih secara dramatis karena berjarak 0,011 detik dari Hakim Danish di posisi kedua.

“Saya tidak percaya, saya tidak menyangka,” kata pebalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu, dikutip dari laman resmi Red Bull Rookies Cup, Senin (23/6).

“Tetapi sekarang saya tahu saya bisa melakukannya, akhir pekan yang fantastis. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sponsor, dan semua orang yang mendukung saya dan saya tidak sabar menunggu balapan berikutnya,” tambah dia.

Veda, yang memulai balapan dari posisi kedua (P2), meraih kemenangan keduanya di Red Bull Rookies Cup dengan cara yang tidak mudah.

Ia memasuki lap terakhir dengan memimpin balapan, namun disalip oleh Danish pada tikungan terakhir sebelum garis finis.

Pada trek lurus sebelum garis finis, Veda memanfaatkan kecepatannya dan mulai menyalip pebalap asal Malaysia itu ketika garis finis tinggal menyisakan beberapa meter.

Dengan overtake yang sangat brilian, pembalap 16 tahun itu akhirnya mampu menyentuh garis finis lebih dulu, dengan waktu 0,011 detik lebih cepat dari Danish.

Ketika ditanya apa yang terjadi pada detik-detik akhir sebelum menyentuh finis, Veda mengungkapkan perasaannya bahwa kesempatan untuk menang masih ada dan selalu ada sebelum balapan berakhir.

“Itu adalah balapan yang sangat sulit. Saya mencoba melakukan hal yang sama seperti kemarin, untuk memimpin di akhir,” kata Veda.

“Hakim melaju dari sisi luar di tikungan terakhir, tetapi saya yakin bisa menyalipnya. Saya bergerak untuk mengejarnya dan saya lebih cepat darinya, jadi saya hanya menunggu titik yang tepat untuk keluar dan menyalip” lanjut dia.

Dua kali mengumandangkan “Indonesia Raya” di Mugello membuat Veda menutup seri keempat kompetisi yang banyak melahirkan pembalap hebat MotoGP ini di posisi ketiga dengan 92 poin. Ia terpaut 32 poin dari Brian Uriarte di posisi kedua dan 56 poin dari Danish yang memimpin klasemen.

Adapun, pembalap Indonesia lainnya Kiandra Ramadhipa tetap di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 32 poin, meski ia finis lebih baik dari balapan pertama yaitu di posisi delapan.

Seri kelima Red Bull Rookies Cup dimainkan pada 12-13 Juli di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Seri ini bertepatan dengan seri kesebelas MotoGP di tempat yang sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.