Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Malam 1 Suro di Jawa Tengah: 7 Tradisi Sakral Penuh Makna, dari Kirab Kebo Bule hingga Festival Bubur Suro

📅 Senin, 23 Jun 2025, 10:05 WIB | Oleh:

Di Temanggung, ada tradisi unik Manten Lurah Traji, di mana kepala desa dan istrinya berdandan seperti pengantin dan diarak ke sumber mata air sakral, Sendhang Sidukun.

Tradisi ini berasal dari legenda lokal dan mengajarkan pesan moral soal kedekatan manusia dengan alam. Warga juga berebut gunungan hasil bumi sebagai simbol keberkahan.

5. Tirakat dan Tumpengan di Kebumen

Warga Desa Kalirejo, Kebumen, merayakan malam 1 Suro dengan tirakat bersama dan ritual tumpengan. Gunungan tumpeng dibawa dan didoakan bersama, lalu dimakan bersama-sama sebagai wujud rasa syukur.

Tradisi ini menekankan makna spiritual seperti refleksi diri, harapan akan keselamatan, dan mengingat pentingnya nilai gotong royong.

6. Kungkum di Tugu Soeharto, Semarang

Di Tugu Soeharto, Semarang, digelar tradisi kungkum jamas, yakni berendam di sungai untuk menyucikan diri secara spiritual. Lokasi ini dipercaya sebagai tempat bertapa Presiden Soeharto muda.

Tradisi ini melibatkan air dari pertemuan dua sungai dan dipercaya bisa membersihkan energi negatif dalam tubuh dan hati.

7. Festival Bubur Suro, Pekalongan

Tak kalah menarik, di Pekalongan digelar Festival Bubur Suro, yang menyajikan 3.000 porsi bubur gratis bagi warga. Bubur ini dibuat dari beras, santan, dan tujuh jenis kacang sebagai simbol harapan hidup yang manis dan seimbang.

Tradisi ini diwarnai dengan kirab budaya, lomba, dan hiburan rakyat. Selain di Pekalongan, bubur Suro juga dinikmati di kota-kota lain seperti Solo dan Semarang.

Tradisi-tradisi malam 1 Suro di Jawa Tengah bukan hanya ritual budaya, tapi juga sarana refleksi diri, pemersatu masyarakat, dan warisan kearifan lokal.

Setiap prosesi menyimpan filosofi dalam yang menuntun masyarakat untuk tetap eling dan waspada dalam menjalani hidup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.