Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seperti Anak Sekolah, Kepala Daerah yang Terlambat Hadir di Retret Gelombang II Ditandai

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 11:37 WIB | Oleh:
Seperti Anak Sekolah, Kepala Daerah yang Terlambat Hadir di Retret Gelombang II Ditandai Doc: ANTARA
Ket. Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir di Kantor Kemendagri, Jakarta, Minggu (22/6/2025).

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengatakan pihaknya sudah menandai kepala daerah yang terlambat hadir dalam kegiatan retret gelombang II.

Dia pun memulai apel pertama retret gelombang II di Kantor Kemendagri, Jakarta, Minggu pagi, dengan sedikit terlambat untuk betul-betul mengecek kepala daerah yang telat hadir.

"Yang terlambat ini sudah dari awal kita tandai. Kenapa bisa terlambat? Ini dimulai dari awal pagi hari ini," kata Tomsi saat menyampaikan pembekalan ketika apel.

Selain untuk pembekalan, dia menjelaskan bahwa retret tersebut bertujuan untuk mendisiplinkan para kepala daerah yang akan menjabat lima tahun ke depan.

Menurut dia, para kepala daerah itu juga diminta untuk bersikap mandiri di luar aktivitasnya sehari-hari yang biasanya didampingi oleh bawahannya.

"Biasanya sehari-hari ada yang menemani, ada yang setrika, bersih-bersih sepatu, sekarang ngurus sendiri," kata dia.

Dia pun menjelaskan bahwa selama retret, para kepala daerah itu akan bangun lebih pagi untuk berolahraga. Hal itu diperlukan agar mereka terbiasa memulai agenda di pagi hari.

"Olahraga biar sehat, itu juga untuk melatih supaya kita biasa rapat pagi," katanya.

Di samping itu, menurut dia, kepala daerah bisa mengajukan izin untuk tak menghadiri agenda retret hanya karena kepentingan yang mendesak.

"Kita berharap Bapak Ibu sekalian semua dapat berhasil," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.