Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Layanan Penyiaran, Tiongkok Luncurkan Satelit ChinaSat-9C

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 19:17 WIB | Oleh:
Perkuat Layanan Penyiaran, Tiongkok Luncurkan Satelit ChinaSat-9C Doc: ANTARA/Xinhua/Xu Lihao
Ket. Roket pembawa Long March-3B yang membawa satelit Chinasat-9C lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, China, 20 Juni 2025. Satelit Chinasat-9C diluncurkan pada pukul 20.37 (Waktu Beijing) oleh roket pembawa Long March-3B.

BEIJING - Satelit ChinaSat-9C yang baru diluncurkan akan semakin memperkuat layanan penyiaran satelit dan mendukung sistem layanan budaya publik untuk radio dan televisi, menurut China Satcom, anak perusahaan dari China Aerospace Science and Technology Corporation.

Tiongkok meluncurkan satelit ChinaSat-9C ke luar angkasa pada Jumat (20/6) dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, menggunakan roket pengangkut Long March-3B. Setelah menyelesaikan pengujian di orbit (in-orbit), satelit ini akan diserahkan kepada China Satcom untuk operasi dan manajemen.

Para pakar dari China Satcom menjelaskan bahwa sebagai satelit penyiaran khusus, ChinaSat-9C memiliki peningkatan kinerja yang signifikan, terutama dalam kemampuan cakupan regional.

"Baik itu di dalam tenda nomadik di dataran tinggi maupun kabin kapal nelayan di laut, satu antena satelit memungkinkan akses informasi di jarak yang sangat luas," kata seorang perwakilan China Satcom, menyoroti bagaimana jaringan komunikasi satelit yang dikembangkan secara mandiri di Tiongkok mendukung kemampuan ini.

Pengembangan satelit penyiaran Tiongkok dimulai sejak tahun 1984 dengan peluncuran sukses Dongfanghong-2, satelit penyiaran geostasioner pertama negara itu yang melakukan eksperimen perintis dalam transmisi TV dan radio.

Pada 2017, China Satcom memulai program peningkatan menyeluruh menggunakan platform Dongfanghong-4 yang telah ditingkatkan. Upaya modernisasi ini membuat ChinaSat-9B menggantikan ChinaSat-9A pada 2021, ChinaSat-6D menggantikan ChinaSat-6A pada 2022, dan ChinaSat-6E menggantikan satelit impor ChinaSat-6B pada 2023. ChinaSat-9C yang baru diluncurkan akan sepenuhnya menggantikan satelit impor ChinaSat-9.

"Melalui inovasi yang berkelanjutan, kami berhasil memproduksi komponen penting di dalam negeri, termasuk baterai terpasang (onboard batteries), roda momentum (momentum wheels), dan unit distribusi daya," kata perwakilan tersebut.

Satelit penyiaran buatan dalam negeri Tiongkok kini telah mencapai level kelas dunia, baik dari segi kinerja maupun masa layanan, imbuh perwakilan itu.

Saat ini, armada satelit milik China Satcom mendukung transmisi lebih dari 200 saluran televisi definisi standar, hampir 100 saluran definisi tinggi, tiga saluran definisi ultratinggi, serta sekitar 400 program radio. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.