- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pentagon Bungkam Soal Sera...
Pentagon Bungkam Soal Serangan AS ke Iran
Minggu, 22 Jun 2025, 09:32 WIBWASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menolak berkomentar kepada kantor berita RIA Novosti tentang pernyataan Presiden Donald Trump soal serangan AS ke Iran dan mengarah pertanyaan tersebut ke Gedung Putih.
"Kami merujuk Anda ke Gedung Putih," kata seorang juru bicara Pentagon, dalam menanggapi permintaan wartawan untuk mengomentari pernyataan Trump tersebut.
Menurut laporan New York Times, yang mengutip sumber pejabat Iran, diberitakan bahwa pesawat pengebom AS menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordow dan Natanz pada Sabtu (21/6) sekitar pukul 23:00 GMT (atau Minggu, 06.00 WIB).
Sebelumnya Trump mengklaim keberhasilan operasi militer AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. "Saya akan menyampaikan pidato pada pukul 10:00 P.M. [02:00 GMT], di Gedung Putih, perihal operasi militer kami yang sangat sukses di Iran. Ini adalah MOMEN BERSEJARAH BAGI AMERIKA SERIKAT, ISRAEL, DAN DUNIA," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Setelah serangan AS terhadap Iran tersebut, Trump menyatakan bahwa Teheran harus setuju untuk "mengakhiri perang ini".
"SEKARANG IRAN HARUS SETUJU UNTUK MENGAKHIRI PERANG INI. TERIMA KASIH!" kata Trump di media sosial itu, yang mulai mengalami gangguan menyusul pengumuman serangan tersebut.
- Pentagon
- Perang Iran-Israel
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Pemain Persija Ramaikan JFK 2026, Fabio Azka Ajak Warga Berburu Jajanan Viral
-
KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 46 Penumpang Selamat, 23 Masih Dicari Tim SAR
-
AS akan Menarik 5.000 Tentaranya dari Jerman
-
Kritik DPRD DKI: Jangan Sampai Sampah yang Sudah Dipilah Warga Tercampur Lagi di Truk
-
Mendukbangga: Program Genting Bantu Rumah Layak Huni Keluarga Berisiko Stunting
-
Syrian Airlines Terbang Lagi Aktifkan Rute Damaskus-Moskow
-
Tanpa Kolaborasi Riset, Hilirisasi Terancam Jalan di Tempat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.