• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pemkab Sumenep Lestarikan ...

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Karapan Sapi Madura

Minggu, 22 Jun 2025, 19:51 WIB

SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, terus berupaya melestarikan budaya Madura karapan sapi dalam bentuk lomba yang digelar di Stadion Giling, Kecamatan Sumenep, Minggu (22/6).

"Karapan sapi ini bukan hanya sebatas hiburan, akan tetapi memiliki nilai budaya luhur yang menjadi identitas Madura. Karena itu, upaya untuk melestarikan warisan budaya leluhur ini harus kita lakukan," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan lomba karapan sapi itu.

Ket. Foto: Ilustrasi karapan sapi di Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/Moch Asim

Sebanyak 64 pasangan sapi kerap berlaga berebut juara di ajang Lomba Karapan Sapi Bupati Sumenep Cup 2025, yang berasal dari empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep, serta dua kabupaten dari luar Pulau Madura, yakni Kabupaten Lumajang dan Probolinggo.

Bupati Fauzi mengatakan Pemkab Sumenep merasa bertanggungjawab untuk melestarikan budaya leluhur karena karapan sapi memiliki makna strategis dan juga bisa menjadi kekuatan pariwisata daerah.

"Karena itu, masyarakat harus menjaga warisan leluhur Madura ini, khususnya di Kabupaten Sumenep. Karapan sapi bukan hanya hiburan rakyat, tapi, kekayaan budaya yang bisa dikenalkan ke dunia," kata dia.

Pemkab Sumenep berkomitmen menjadikan lomba karapan sapi sebagai agenda tahunan, dengan pola penyelenggaraan profesional, kreatif, dan berinovasi.

Sang bupati juga mengajak semua pihak memahami pentingnya mengemas pagelaran lomba karapan sapi secara lebih menarik dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk promosi agar acara itu bisa menjadi daya tarik wisata budaya skala nasional maupun internasional.

"Karapan sapi ini bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi, juga bentuk kecintaan kita terhadap budaya lokal. Ini harus terus kita jaga agar tetap hidup di tengah arus modernisasi,” ujar Bupati Fauzi.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan keamanan selama lomba berlangsung.

“Menang dan kalah itu hal biasa dalam sebuah perlombaan, akan tetapi sportivitas dan solidaritas antarpeserta harus terjaga dengan baik," kata dia.

Ketua Panitia Pelaksana Karapan Sapi Miskun menyatakan lomba karapan sapi kali ini bukan hanya ajang adu cepat antar pasangan sapi, tetapi, juga sebagai momentum mempererat kebersamaan dan menjaga jati diri budaya Madura di tengah perubahan zaman. Ant

  • Karapan Sapi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.