Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelabuhan Badas Sumbawa kian diminati kapal pesiar

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 16:41 WIB | Oleh:
Pelabuhan Badas Sumbawa kian diminati kapal pesiar Doc: ANTARA/Ady Ardiansah
Ket. Penumpang kapal pesiar berjalan di dermaga Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (21/6).

Mataram -- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menyatakan kapal-kapal pesiar dari luar negeri semakin meminati bersandar di Pelabuhan Badas yang berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kepala KSOP Badas, Mohamad Ady Ismail mengatakan kedatangan wisatawan memberikan dampak positif terhadap pariwisata yang meningkatkan ekonomi lokal.

"Wisatawan Eropa ke sini biasanya tertarik pada paket-paket budaya yang ditawarkan para agen perjalanan wisata," ujarnya di Sumbawa, Sabtu.

Pada 21 Juni 2025, kapal pesiar Le Soléal terpantau bersandar di Pelabuhan Badas setelah pelayaran dari Singapura dan Bali. Kapal itu membawa sebanyak 190 penumpang yang merupakan turis asing dari berbagai negara.

Kapal pesiar berbendera Perancis tersebut tiba di Pelabuhan Badas sekitar pukul 08.30 WITa. Kedatangan kapal itu langsung disambut dengan musik tradisional Sumbawa dan dua perempuan berbaju adat sebagai penyambut tamu.

Kapal bintang lima dengan daya tampung 264 tamu dan 140 awak tersebut merupakan kapal pesiar ketiga yang bersandar di Pelabuhan Badas pada tahun 2024.

"Ini kapal ketiga, sebelumnya dua kapal pesiar membawa ratusan wisatawan pada saat Idul Fitri dan Idul Adha," kata Ady.

Pelabuhan Badas merupakan pelabuhan potensial untuk pendistribusian beragam komoditas, seperti jagung, beras, pupuk, dan sapi. Sejak 2013, Pelabuhan Badas resmi menjadi pelabuhan peti kemas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Pulau Sumbawa.

Kepala Cabang Pelni Bima Terminal Poin Pelabuhan Badas, Agus Zuldi Hermawan mengatakan para penumpang kapal pesiar Le Soléal bakal mengunjungi beberapa destinasi wisata di Sumbawa, salah satunya Kampung Wisata Pamulung yang rutin menggelar karapan kerbau.

"Kapal itu bersandar sampai pukul 15.00 WITA di Pelabuhan Badas. Selanjutnya akan menuju ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur," pungkas Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
El Nino Makin Intensif hing...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.