Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR cari tiga wisatawan hilang terseret ombak Pancer Dor Pacitan

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 16:19 WIB | Oleh:
SAR cari tiga wisatawan hilang terseret ombak Pancer Dor Pacitan Doc: ANTARA/HO-BPBD Pacitan
Ket. Petugas gabungan mengevakuasi jenazah seorang wisatawan asal Mojokerto yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di muara Pantai Pancer Door, Pacitan, Jumat (20/6).

Pacitan, Jatim -- Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI/Polri, dan relawan terus melakukan pencarian terhadap tiga wisatawan yang dilaporkan hilang akibat terseret arus di muara Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Hingga Sabtu (21/6) siang, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya masih dalam pencarian intensif.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono mengungkapkan peristiwa tragis ini terjadi saat lima wisatawan asal Mojokerto bermain air di sekitar muara pantai, Kamis (19/6) sore.

Gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret keempat korban.

"Dari lima orang yang dilaporkan terseret arus, satu anak berhasil selamat, satu ditemukan meninggal, dan tiga lainnya masih dalam pencarian," katanya.

Korban yang ditemukan bernama Azmil Mukaromah (45), warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Sebanyak tiga korban yang masih hilang, yakni Aisyiyah, Azkia, dan Nafaiyah, yang berusia antara 10 hingga 12 tahun.

Mereka diketahui tengah berlibur ke Pacitan usai menjenguk kerabat di Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari.

Sebelum pulang, rombongan keluarga tersebut singgah di Pantai Pancer Door.

"Setelah menjenguk keluarga di pondok, mereka mampir ke pantai. Diduga lengah terhadap kondisi ombak di muara saat bermain air," katanya.

Pihak BPBD Pacitan telah berkoordinasi dengan Basarnas Trenggalek untuk memperkuat upaya pencarian.

Pemantauan dari darat, laut, dan udara menggunakan drone dikerahkan untuk mengoptimalkan proses evakuasi.

"Kami masih menunggu kedatangan tim dari Basarnas Trenggalek dan berupaya maksimal agar ketiga korban segera ditemukan," ujarnya.

BPBD Pacitan juga mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap arus dan gelombang, terutama di sekitar muara sungai yang sering tidak terduga derasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.