Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Ajak Hotel Tingkatkan Keamanan Buntut Penembakan WNA di Bali

24 Sabtu, 21 Jun 2025, 23:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpar Ajak Hotel Tingkatkan Keamanan Buntut Penembakan WNA di Bali Kemenpar Ajak Hotel Tingkatkan Keamanan Buntut Penembakan WNA di Bali Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa merespons soal kasus penembakan WNA Australia dan kaitannya dengan keamanan pariwisata di Denpasar, Sabtu 21/6/2025.  

DENPASAR – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak pelaku usaha pariwisata, terutama perhotelan, meningkatkan keamanan.Hal ini disampaikan Wamenpar Ni Luh Puspa di Denpasar, Sabtu (21/6), merespons kasus penembakan terhadap WNA Australia di Vila Casa Santisya, Desa Munggu, Kabupaten Badung.

“Saya juga mengajak teman-teman pihak hotel utamanya untuk meningkatkan kembali keamanan, safety di dalam hotelnya sendiri,” kata dia.

Menurut Ni Luh Puspa, tidak hanya kepolisian yang bertugas menyelesaikan dan mengantisipasi kasus serupa yang terjadi pada Sabtu (14/6) lalu itu, namun juga Kemenpar, pemerintah provinsi, masyarakat, dan pihak hotel tempat-tempat wisatawan menginap.

“Jadi, pengawasan dan pengamanan di hotel juga harus ditingkatkan sehingga hal seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Kementerian Pariwisata menyatakan prihatin atas penembakan terhadap WNA Australia tersebut dan beruntung sebab kepolisian berhasil segera bertindak menangkap pelaku.

Ini menjadi refleksi bahwa masalah keamanan adalah hal yang penting di kawasan pariwisata, apalagi Bali sebagai pintu masuk dengan hampir 50 persen WNA ke Indonesia.

Atas kejadian ini Ni Luh Puspa melihat belum ada pengaruhnya terhadap kunjungan wisman asal Negeri Kanguru itu.

“Kita lihat Australia masih terus tumbuh setiap tahun, dia masuk dalam tiga besar wisatawan yang datang ke Bali, Indonesia, saya berharap ini tidak akan mempengaruhi,” kata dia.

Jika pun dikaitkan dengan travel warning atau peringatan perjalanan yang sempat diluncurkan Pemerintah Australia, menurut dia, tidak tepat.

Peringatan tersebut hanya imbauan agar WNA Australia meningkatkan kewaspadaan saat berwisata, dan hal ini juga dilakukan Kementerian Pariwisata terhadap WNI yang bepergian ke negara lain.

“Kalau kita lihat pesan-pesannya bagus, menghormati masyarakat lokal, meningkatkan kewaspadaan, dan diingatkan kalau misalnya ke pantai dan lain sebagainya harus memperhatikan keamanan saat berwisata, itu adalah hal yang baik dan kita harus dorong bersama-sama,” kata Wamenpar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...

Janice Tjen Juarai Ganda Putri Japan Open 2026

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Daerah
Asap Karhutla Pekat Menyeli...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.