Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Babel Bentuk Tim Khusus Pulau Tujuh untuk Optimalkan Potensi dan Keamanan

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 16:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Babel Bentuk Tim Khusus Pulau Tujuh untuk Optimalkan Potensi dan Keamanan Doc: Antara Foto
Ket. Staf Khusus Gubernur Kepulauan Babel Kemas Akhmad Tajuddin saat memimpin rapat pembentukan Tim Khusus Pulau Tujuh, di Pangkalpinang,

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani akan membentuk Tim Khusus (Timsus) Pulau Tujuh agar pulau tersebut dapat kembali menjadi bagian wilayah administrasi Provinsi Kepulauan Babel.

"Kita sudah melakukan rapat pembentukkan Timsus Pulau Tujuh ini," kata Staf Khusus Gubernur Kepulauan Babel Bidang Advokasi Hukum Aparatur Kemas Akhmad Tajuddin di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan Gubernur Kepulauan Babel sudah memberikan arahan kepada tim khusus yang akan terbentuk, dengan berbagai pilihan melalui penyampaian surat resmi meminta Menteri Dalam Negeri untuk melakukan revisi terhadap Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Kode Wilayah Administratif dan Data Pulau.

"Keputusan Mendagri ini bersamaan dengan revisi empat pulau di Aceh dan kita juga akan melakukan langkah hukum lainnya dengan mengajukan gugatan judicial review ke Mahkamah Konstitusi atas adanya konflik dua undang-undang yang saling bertentangan satu sama lain atau langkah-langkah hukum konstitusional lainnya," katanya.

Ia berharap langkah-langkah hukum yang ditempuh dan diupayakan oleh Gubernur Babel Hidayat Arsani ini dapat membuahkan hasil untuk mengembalikan Pulau Tujuh menjadi bagian wilayah administratif Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ia menjelaskan berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemprov Kepulauan Babel, secara de jure, posisi Bangka Belitung memiliki landasan hukum yang kuat yang menunjukkan Pulau Tujuh seharusnya berada dalam wilayah administratif Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Landasan hukumnya, kata dia, antara lain adalah Undang-undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan lampiran peta secara eksplisit memperlihatkan Pulau Tujuh atau gugusan Pulau Pekajang berada di Wilayah Bangka Belitung.

Kemudian, kata dia, persoalan Pulau Tujuh ini muncul dan terus berkembang, setelah terindikasi di dalam Undang-undang Nomor 31 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga, Privonsi Kepulauan Riau muncul namanya Pulau Cybiayang yang posisinya sama persis dengan Pulau Tujuh.

Padahal, menurut dia, proses memperjelas dan mempertegas bahwa Pulau Tujuh secara administratif adalah wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sudah sering dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, baik secara berdialog langsung dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun melalui mediasi oleh Kementerian Dalam Negeri, tetapi sampai dengan 2021 belum juga menghasilkan seperti yang diharapkan.

Kemudian, pada 2022 terbitlah Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor050/145/2022 dan Nomor 100.1.1.6117/2022 tentang Kode Wilayah Administratif dan Data Pulau, yang ternyata di dalamnya telah memasukkan Pulau Tujuh dan Pulau Dua ke dalam wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

"Atas terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri ini, Pemprov Kepulauan Babel telah menyampaikan surat keberatan kepada Kementerian Dalam Negeri, namun surat keberatan tersebut tidak pernah ditanggapi Kemendagri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Pasien BPJS Wajib Tahu! Ini...
Nasional
Kabar Baik Guru Honorer! Me...
Daerah
Kenapa Warga Bengkulu Diaja...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.