Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tangerang Targetkan Skrining TBC kepada 60.000 Orang di 44 Puskesmas

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkab Tangerang Targetkan Skrining TBC kepada 60.000 Orang di 44 Puskesmas Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten menargetkan skrining Tuberkulosis (TBC) melalui fasilitas kesehatan sebanyak 60.000 orang di 44 puskesmas yang tersebar di daerah itu.

"Untuk tahun ini kurang lebih sekitar 60.000 orang ditargetkan skrining TBC," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis di Tangerang, Jumat (20/6).

Ia mengatakan seiring dengan percepatan penemuan kasus TBC, diperlukan upaya khusus dalam penemuan pada populasi berisiko tinggi dengan skrining gejala TBC di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

Skrining tuberkulosis harus digencarkan guna mewujudkan target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030.

"Diharapkan beberapa tahun ke depan kita bisa eliminasi kasus TBC ini. Ke depan kita juga akan menginisiasi desa bebas TBC," katanya.

Ia menerangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam menangani kasus TBC ini, yakni dengan cara berkolaborasi lintas sektor dan lintas program yang melibatkan organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, keluarga, dan individu yang dibutuhkan untuk meningkatkan penemuan dan penanganan kasus TBC.

Menurutnya, langkah tersebut dapat mewujudkan eliminasi kasus TB hingga terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan terhindar dari penyakit menular itu.

"Jadi, harapannya ketika satu kontak, satu rumah dia TBC. Karena, minum obat TBC tuh nggak sebentar, 6 bulan paling cepat. Kita punya cukup lengkap, pemeriksaannya juga, laboratoriumnya lengkap di Puskesmas," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Muchlis mengatakan Dinkes Kabupaten Tangerang telah menggagas program satu desa bebas tuberkulosis (TBC) sebagai langkah dalam melindungi masyarakat.

Untuk tahap awal, lanjutnya, program desa bebas TBC ini akan dilakukan di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, sebagai pilot project program tersebut.

"Rencananya minggu depan bikin pilot project satu desa bebas TBC di Desa Taban, Kecamatan Jambe," tuturnya.

Ia mengatakan pihaknya memilih Desa Taban sebagai pilot project, dengan alasan jumlah penduduknya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan desa lainnya yang ada di Kabupaten Tangerang.

Selama program itu dijalankan, jika hasil skrining di desa ditemukan adanya satu warga mengidap TBC, pihaknya tidak hanya mengobati terhadap orang itu, melainkan satu keluarganya.

Dia berharap langkah awal dari konsep program desa bebas TBC itu berhasil, dan ada desa lainnya yang bakal diterapkan pada tiap tahunnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.