Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tantangan Caca Tengker sebagai Ibu: Memahami Nutrisi Optimal Anak

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tantangan Caca Tengker sebagai Ibu: Memahami Nutrisi Optimal Anak Doc: Antara
Ket. Figur publik Caca Tengker berbagi pengalamannya dalam mempelajari pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi anak dalam temu media di Jakarta, Kamis (19/6).

Jakarta - Figur publik Caca Tengker menceritakan kesulitannya saat mempelajari pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak di masa kini yang memiliki tantangan hidup berbeda.

"Kita sebagai orang tua memang makin sekarang itu makin perlu belajar untuk berhati-hati (dalam memilih produk makanan), enggak cuma melihat bagus dari luarnya saja begitu," kata Caca dalam temu media di Jakarta, Kamis (19/6).

Caca mengatakan anak-anak yang hidup di masa sekarang lebih sering terpapar dan termakan oleh visual suatu produk makanan yang menarik di pasaran. Hal itu memunculkan perilaku anak yang merengek untuk dibelikan sesuatu, terutama pada anak-anak yang sudah fasih berbicara.

Padahal, katanya, produk yang dibeli belum tentu dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya seperti makronutrien yang mencakup karbohidrat, protein nabati atau hewani serta lemak, ataupun mikronutrien seperti vitamin dan mineral.

Maka dari itu, menurutnya mempelajari nutrisi sampai dengan memperhatikan sensitivitas anak pada suatu bahan makanan yang dapat menimbulkan alergi menjadi tantangan bagi orang tua yang memiliki anak di era digitalisasi ini.

"Itu yang harus aku juga sebagai orang tua belajar dan lebih hati-hati lagi," kata adik dari Nagita Slavina itu.

Caca kemudian bercerita bahwa pola asuh yang diterapkan pada anak-anaknya lebih memfokuskan pada menjelaskan konsekuensi dari suatu pilihan, dibanding melarang sambil berkata "tidak".

Ia sudah terlebih dahulu menjelaskan dampak yang akan dirasakan anak-anaknya sebelum mengonsumsi suatu makanan. Misalnya, ketika putrinya tiba-tiba merasakan gatal di malam hari, Caca akan mengingatkan bahwa itu adalah konsekuensi dari sang anak yang sudah memakan terlalu banyak camilan dengan kandungan gula yang banyak.

"Nanti kalau mereka tanya kenapa ibu semua enggak boleh? kenapa semua ikut aturan ibu? aku akan jawab karena itu tanggung jawab ibu, kalian tanggung jawabnya ibu untuk bagaimana kesehatan kalian, bagaimana kalian bisa belajar, jadi ini adalah aturan yang ibu buat untuk keselamatan dan kesehatan kalian," katanya.

Caca mengaku juga lebih senang untuk berdiskusi bersama anak-anaknya saat ingin memutuskan sesuatu. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menjadi wadah bagi para orang tua untuk ikut belajar memahami kondisi anak dan mendapatkan informasi yang sebelumnya tidak dipahami sambil mengikuti perkembangan zaman.

Di sisi lain, berdiskusi juga dinilai akan meningkatkan kecerdasan emosional anak-anak yang sejak lahir sudah menjadi masyarakat digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Atap Sekolah Roboh di Pakis...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Kebut...
Nasional
Tangani Karhutla, Kemenko P...

BINUS University Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026 

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
BINUS University Kembali Ge...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.