Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalsel Sertifikasi 105 Ekor Ikan Betutu Ekspor ke Malaysia

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 22:43 WIB | Oleh:
Kalsel Sertifikasi 105 Ekor Ikan Betutu Ekspor ke Malaysia Doc: wikipedia
Ket. Ikan Betutu

BANJARMASIN- Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (BKHIT Kalsel) menyertifikasi sebanyak 105 ekor ikan betutu hidup yang akan diekspor ke Malaysia melalui tempat pengeluaran di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru

Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuka, di Banjarmasin, Kamis, mengatakan sebelum disertifikasi dan diberangkatkan ke Malaysia, komoditas itu terlebih dahulu diperiksa oleh petugas karantina Satuan Pelayanan Bandara Syamsudin Noor.

“Rangkaian pemeriksaan untuk menjamin kesehatan dan kelayakan komoditas. Sebelum diekspor wajib melalui beberapa prosedur pemeriksaan, seperti pemeriksaan fisik dan kelengkapan dokumen, dan ikan wajib menjalani uji laboratorium Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK),” ujarnya.

Erwin menyebutkan, ikan betutu tersebut merupakan hasil tangkapan alam yang akan dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi di Malaysia, jadi harus dipastikan benar-benar aman.

“Pengujian laboratorium dilakukan terhadap sampel ikan betutu dengan target HPIK Aphanomyces invadans, jamur penyebab penyakit Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS),” ujarnya pula.

Dia menjelaskan, jamur yang biasa menyerang ikan di perairan tawar dan perairan payau ini menyebabkan luka-luka pada kulit ikan yang terinfeksi dan dapat berujung pada kematian.

Selain pemeriksaan kesehatan, kata Erwin, cara pengemasan juga harus diperhatikan agar ikan tetap aman selama dalam proses pengiriman ke negara tujuan.

Berdasarkan data Best Trust, ini adalah pengiriman kali ketiga pada selama bulan Juni 2025, setelah sebelumnya sudah terdapat dua kali pengiriman dengan total sebanyak 125 ekor ke Malaysia.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, karantina menerbitkan Health Certificate for Fish and Fish Product (KI-1) sebagai jaminan kesehatan komoditas, sekaligus sebagai salah satu persyaratan dokumen dari negara tujuan yang harus dipenuhi.

“Dengan penerapan prosedur tindakan karantina, kami berharap ekspor ikan betutu ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kalsel,” ujar Erwin.

Ikan betutu merupakan salah satu ikan konsumsi yang banyak diminati, karena rasanya yang gurih dan tekstur dagingnya yang lembut. Di pasar ekspor, ikan betutu memiliki permintaan cukup tinggi, khususnya di negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, yang menjadi salah satu pasar utama untuk komoditas yang berasal dari Kalimantan Selatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.