Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Gencarkan Pemulihan Populasi Monyet Rambut Emas

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 17:11 WIB | Oleh:
Tiongkok Gencarkan Pemulihan Populasi Monyet Rambut Emas Doc: South China Morning Post
Ket. Monyet rambut emas

YUNNAN - Pada 1983, Provinsi Yunnan mendirikan Cagar Alam Nasional Gunung Salju Baima untuk menyelamatkan monyet rambut emas yang terancam punah.

Setelah upaya bertahun-tahun, staf cagar alam tersebut telah berhasil menggiring kawanan monyet tersebut untuk bermigrasi dari dataran tinggi yang dingin ke daerah hutan di dataran rendah dengan kondisi habitat yang lebih baik.

Pada 2019, sebuah jaringan perlindungan monyet dibentuk di seluruh Provinsi Yunnan, dengan staf cagar alam yang berdedikasi menjalankan upaya konservasi secara menyeluruh. Guna lebih memahami perilaku dan pergerakan monyet di cagar alam itu, mereka melakukan pemantauan dan pelacakan secara intensif.

Sementara untuk menjaga keamanan populasi kera, patroli rutin dan misi penyelamatan di lapangan terus diperkuat. Selain itu, mereka juga terlibat dalam budi daya tanaman yang relevan sebagai respons terhadap tantangan seperti menurunnya ketahanan vegetasi dan kekurangan makanan bagi monyet.

Selain anggota staf di suaka margasatwa, para peneliti dari universitas dan institusi juga memainkan peran yang sangat penting dalam perlindungan spesies tersebut. Bertahan dalam kondisi yang sulit, mereka dengan tekun mencatat aktivitas harian monyet, memberikan informasi rinci untuk penelitian ilmiah spesies itu.

Berkat upaya bersama dari anggota staf cagar alam, peneliti, dan sumbangsih masyarakat, populasi monyet rambut emas Yunnan di cagar alam itu telah meningkat dari sekitar 540 ekor pada 1985 menjadi sekitar 2.800 ekor pada saat ini. Angka itu mencakup lebih dari 65 persen dari total populasi spesies tersebut di seluruh Tiongkok. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

20 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.