Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Purbalingga Waspadai Penyebaran Covid-19, Pekerja WNA Diawasi Ketat

3 Rabu, 18 Jun 2025, 14:08 WIB | Oleh:
Purbalingga Waspadai Penyebaran Covid-19, Pekerja WNA Diawasi Ketat Purbalingga Waspadai Penyebaran Covid-19, Pekerja WNA Diawasi Ketat Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinkes Kabupaten Purbalingga Jusi Febrianto, di Purbalingga, Rabu (18/6).

PURBALINGGA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19 yang kembali merebak dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami sudah meneruskan surat edaran dari Kementerian Kesehatan untuk kewaspadaan terhadap Covid-19 ke seluruh faskes (fasilitas kesehatan) di Purbalingga,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Purbalingga Jusi Febrianto, di Purbalingga, Rabu (18/6).

Dalam hal ini, kata dia, seluruh faskes diminta untuk melihat dengan cermat terhadap kasus-kasus Influenza-like illness (ILI) atau penyakit mirip influenza.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk memastikan apakah penyakit yang mirip influenza tersebut mengarah ke Covid-19 atau tidak. “Kita kan tidak punya pintu internasional ya, jadi sementara kita mewaspadai dulu,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat terhadap keberadaan warga negara asing di sejumlah perusahaan penanaman modal asing di Purbalingga yang baru melakukan perjalanan dari luar negeri.

Bahkan, kata dia, jamaah haji asal Purbalingga yang baru kembali dari Tanah Suci pun tidak luput dari pemeriksaan kesehatan guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19. “Kemarin kita cek suhu tubuhnya, kita pantau, kita surveilans. Itu sudah dilakukan di Asrama Haji Donohudan,” katanya.

Meskipun sejauh ini belum ada temuan kasus Covid-19 di Purbalingga, dia mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan memakai masker ketika sedang terkena batuk maupun pilek.

“Bagi masyarakat yang hendak atau baru melakukan perjalanan ke luar negeri harus benar-benar dalam kondisi fit,” kata Jusi.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa per minggu ke-24 tahun 2025, sudah ada sebanyak 179 kasus Covid-19, dengan positivity rate mingguan sebesar 3,13 persen.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman di Jakarta, Senin (16/6), mengatakan angka 179 itu didapatkan dari sebanyak 10.057 spesimen yang diperiksa, sehingga positivity rate kumulatif yakni sebesar 1,78 persen.

“Jadi, 179 itu gabungan dari laporan lab dan sentinel ILI (Influenza-Like-Illness) SARI (Severe acute respiratory infections)," kata Aji.

Dia menambahkan, hingga minggu ke-23, jumlah kasus COVID-19 pada sentinel site atau fasilitas pemantauan berjumlah 75 kasus dari 2.352 spesimen yang diperiksa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Polandia Memanas, Tuduhan K...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.