Gubernur Bali: Budaya Jadi Modal Utama Eksistensi di Kancah Internasional
Rabu, 18 Jun 2025, 17:15 WIBGda?sk, Polandia - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan budaya tetap menjadi modal utama dalam menjaga eksistensi provinsi tersebut termasuk di kancah internasional.
"Jadi yang utama ialah membangun budaya Bali. Dengan memperkokoh budaya Bali, maka itu sebenarnya adalah memperkokoh Bali secara keseluruhan," kata Gubernur Bali Wayan Koster di Gda?sk, Polandia, Rabu (18/6).
Wayan Koster mengatakan budaya dengan unsur adat, tradisi, seni serta kearifan lokal yang luar biasa bagi Bali sangat penting untuk terus digali, dikembangkan serta diberdayakan. Baik di Tanah Air bahkan di luar negeri.
Sebab, hal itu merupakan satu kesatuan kehidupan yang menyatu dalam spiritualitas dan adat sehingga dapat menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi siapapun untuk mengunjungi Bali.
"Saya kira inilah nilai berbeda yang dimiliki oleh Bali dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, bahkan negara lain di dunia," katanya.
Sehingga wisatawan baik lokal, nasional ataupun internasional tetap tertarik untuk mengunjungi Bali meskipun terdapat isu macet, isu sampah, isu turis nakal dan lain sebagainya, kata Gubernur.
"Apapun isu itu tapi ternyata kunjungan tetap meningkat. Karena itu, masalah-masalah yang jadi isu sekarang akan ditangani supaya menjadi baik," jelasnya.
Ia menegaskan, pembangunan budaya yang akan terus diperkokoh untuk kepentingan Bali itu sendiri sehingga dapat memberikan dampak pada dunia luar dari berbagai sektor termasuk pariwisata dan ekonomi.
Sementara itu, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Warsawa, Wahyu Permana mengatakan Indonesia dan Polandia merupakan dua negara yang sama-sama memiliki potensi besar di bidang pariwisata, ekonomi bahkan pertanian. KBRI juga secara rutin mempromosikan berbagai potensi Indonesia melalui pertemuan bisnis dengan mengundang agen travel.
"KBRI secara aktif mempromosikan Indonesia seperti Bali, Nusa Tenggara Barat bahkan Sumatera Barat yang mempunyai sektor pariwisata unggulan," kata Wahyu.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menaker Beberkan Hasil Magang Nasional: 30 Persen Peserta Langsung Ditawari Kerja
-
Fasilitas Dagang Bakal Dicabut 2027, Kemendag Kebut CEPA RI-Inggris
-
Pemkab Tangerang Perluas Digitalisasi Transaksi hingga Desa untuk Permudah Layanan Publik
-
Prosesi Maria Assumpta Nusantara
-
Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan
-
Pajak Bahan Bakar di New Zealand Batal Naik
-
Dedi Mulyadi: Kecanduan Gawai Ancam Kesehatan Anak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.