Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UI Dukung Desa Naik Kelas lewat BUMDES-Koperasi Merah Putih

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI Dukung Desa Naik Kelas lewat BUMDES-Koperasi Merah Putih Doc: ANTARA/ HO- Humas UI.
Ket. Rektor UI Heri Hermansyah.

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) mendukung penuh adanya sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi dalam membangun desa.

Hal tersebut dikatakan Rektor UI Prof. Heri Hermansyah dalam seminar bertajuk “Optimalisasi Kelembagaan Ekonomi Desa Menuju Masyarakat Berdaya: Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Ekonomi Desa”,di Balai Sidang UI, Kampus Depok, Selasa (17/6).

Rektor UI menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kapasitas kelembagaan ekonomi desa melalui riset, edukasi, dan pendampingan.

“Universitas Indonesia berkomitmen untuk menjadi katalisator perubahan yang nyata bagi desa-desa di Indonesia, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kapasitas kelembagaan dan ekonomi masyarakat akar rumput,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Asisten Deputi Ketahanan Desa dan Perdesaan Kemenko PMK, Suwatin menekankan bahwa integrasi kelembagaan antara BUMDes dan KDMP merupakan langkah konkret dalam membangun sistem ekonomi desa yang inklusif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Dengan tata kelola yang baik dan inovasi berkelanjutan, kedua entitas ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang tangguh," katanya.

Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Prof. Abdul Haris menekankan bahwa sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun kelembagaan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Pemerhati BUMDes sekaligus Ketua Umum Asosiasi BUMDes Seluruh Indonesia (ABUMDSI), Nurfalah Zahir, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui sinergi berbagai pihak.

“Jika 50 persen saja BUMDes mampu membayar pajak penghasilan sebesar 100 juta rupiah per tahun, maka akan ada kontribusi sebesar 4 triliun rupiah untuk negara. Inilah bukti bahwa desa yang berdaya adalah kekuatan ekonomi bangsa,” tutur Nurfalah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.